KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Aksi pencurian yang menyasar pedagang kembali terjadi di kawasan Pusat Pasar Medan. Kali ini, aparat dari Polsek Medan Kota berhasil meringkus sepasang pelaku yang nekat menguras isi ATM milik korban.
Kapolsek Medan Kota, Feriawan, mengungkapkan bahwa korban bernama Renawati Br Hutajulu (60), seorang pedagang yang beraktivitas di kawasan Jalan Bulan.
Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, korban menyimpan tas sandangnya di dalam lemari meja dagangan sebelum beristirahat.
Namun keesokan harinya, sekitar pukul 08.00 WIB, korban terkejut mendapati tasnya telah hilang.
“Korban kaget karena tas berisi kartu ATM sudah tidak ada di tempat,” ujar Kapolsek, Selasa (5/5/2026).
BACA JUGA: BNNK Binjai Perketat Pengawasan Kos dan Kontrakan, 16 Penghuni Positif Narkoba Terjaring Operasi
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian serta melakukan pengecekan ke bank Bank Rakyat Indonesia. Hasilnya, diketahui saldo rekening korban telah ditarik oleh orang tak dikenal.
Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, petugas akhirnya berhasil mengamankan tersangka pertama, Samro Lumbanbatu (35), seorang pedagang yang berdomisili di Jalan Sindoro.
Dari hasil pemeriksaan, Samro mengaku tidak beraksi sendiri. Ia melakukan pencurian bersama rekannya, Nova Kristiani (33), yang kemudian ditangkap di tempat kerjanya di kawasan Jalan MT Haryono, Kelurahan Pusat Pasar, pada Senin (4/5/2026).
“Kedua pelaku mengaku setelah mencuri tas, mereka langsung menuju ATM untuk menarik uang milik korban,” jelas Feriawan.
Polisi menyebut, sebelum melancarkan aksinya, kedua pelaku terlebih dahulu mengamati situasi di lokasi untuk memastikan kondisi aman.
BACA JUGA: Terekam CCTV, Lansia Diduga Curi Tas Pegawai di Pasar Petisah Medan
Meski tergolong nekat, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa keduanya belum memiliki catatan kriminal sebelumnya.
Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Medan Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengimbau para pedagang agar lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, terutama di lokasi yang ramai aktivitas seperti pasar tradisional. (KSC)
REPORTER: Bayu





