KLIKSUMUT.COM | DAIRI – Kondisi UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi sorotan. Di balik papan nama sekolah yang mencantumkan Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pendidikan, sejumlah persoalan di lingkungan sekolah tersebut mendapat perhatian publik.
Pantauan awak media di lokasi pada Rabu, 10 September 2026, menemukan sejumlah kondisi yang dinilai perlu mendapat perhatian serius, mulai dari kondisi fisik bangunan sekolah yang terlihat kusam dan kurang terawat, dugaan minimnya kehadiran kepala sekolah, hingga persoalan transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP/BOS).
Sorotan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan pembinaan terhadap UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember.
BACA JUGA: Kapolda Sumut Tinjau SMP Negeri 1 Tukka Pascabencana, Beri Semangat Personel dan Pengungsi
Gedung Sekolah Tampak Kusam dan Kurang Terawat
Dari hasil pantauan, kondisi sejumlah bangunan UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember terlihat kurang terawat. Cat pada bagian dinding bangunan tampak kusam dan pudar.
Area halaman dan taman sekolah juga dinilai minim perawatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lingkungan sekolah semestinya memberikan rasa nyaman dan mendukung proses belajar mengajar para siswa.
Sejumlah warga berharap pihak terkait tidak hanya memperhatikan proses pembelajaran, tetapi juga memastikan sarana dan prasarana sekolah dirawat secara berkala.
Pasalnya, kondisi lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.
Kepala Sekolah A.Br Manullang Diduga Jarang Berada di Sekolah
Selain kondisi fisik bangunan, keberadaan Kepala UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember, A.Br Manullang, juga menjadi sorotan.
Kepala sekolah tersebut diduga jarang berada di lingkungan sekolah. Kondisi itu disebut menimbulkan kendala dalam koordinasi, terutama ketika terdapat tamu maupun kegiatan sekolah yang membutuhkan keputusan pimpinan.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi.
Media ini juga masih membuka ruang bagi Kepala UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember untuk memberikan penjelasan dan hak jawab atas berbagai persoalan yang disorot.
Wartawan Sebut Respons Guru Agama Kurang Kooperatif
Upaya awak media memperoleh informasi dari pihak sekolah juga disebut tidak berjalan mulus.
O.Sianturi, yang disebut sebagai Guru Agama di UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember, diduga menunjukkan sikap kurang kooperatif ketika wartawan mencoba melakukan konfirmasi.
Menurut keterangan yang diperoleh, yang bersangkutan menolak memberikan informasi dan merespons pertanyaan wartawan dengan nada tinggi.
Sikap tersebut disayangkan karena konfirmasi kepada pihak terkait merupakan bagian dari upaya memperoleh informasi yang berimbang sebelum sebuah pemberitaan dipublikasikan.
Guru Piket Mengaku Tidak Mengetahui Bendahara BOS
Sorotan lainnya berkaitan dengan pengelolaan dana operasional sekolah.
Saat ditemui, Y.Br Napitupulu, yang disebut sebagai guru piket, mengaku tidak mengetahui siapa yang ditunjuk sebagai bendahara BOS di sekolah tersebut.
Dalam keterangannya, guru piket tersebut menyebut pengelolaan dana BOS dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah A.Br Manullang.
“Kalau kami guru-guru di sini kalau mempertanyakan terkait pengelolaan dana BOS, Kepsek mengatakan bukan urusan kalian,” ungkap guru piket tersebut.
Pernyataan itu tentu perlu diklarifikasi kepada pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi agar tidak menimbulkan persepsi maupun kesimpulan sepihak terkait tata kelola dana BOS.
Pengelolaan Dana BOS Perlu Transparan
Dana BOS/BOSP merupakan anggaran yang diperuntukkan mendukung operasional satuan pendidikan. Karena bersumber dari anggaran pemerintah, pengelolaannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme perencanaan, penggunaan, pencatatan, pelaporan, dan pertanggungjawaban.
Karena itu, munculnya pertanyaan mengenai siapa pengelola maupun bendahara dana BOS di sekolah tersebut perlu dijawab secara terbuka oleh pihak yang berwenang.
Jika memang terdapat mekanisme pengelolaan dana BOS yang telah ditetapkan sesuai aturan, pihak sekolah diharapkan dapat memberikan penjelasan secara transparan sehingga tidak menimbulkan dugaan di tengah masyarakat.
Dinas Pendidikan Dairi Diminta Turun Tangan
Berbagai persoalan yang mencuat di UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember diharapkan menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi.
Masyarakat meminta agar dinas terkait melakukan pembinaan sekaligus mengevaluasi kondisi sekolah, termasuk aspek kedisiplinan pimpinan dan tenaga pendidik, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta tata kelola dana BOS.
Jika diperlukan, pemeriksaan atau audit terhadap pengelolaan anggaran sekolah juga dinilai penting untuk memastikan seluruh penggunaan dana telah sesuai dengan ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai sorotan tersebut.
Media ini masih membuka ruang bagi Kepala UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember, A.Br Manullang, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.
Masyarakat berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti sehingga UPT SMP Negeri 1 Gunung Sitember dapat memberikan lingkungan pendidikan yang lebih baik, transparan, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu belajar siswa. (KSC)








