KLIKSUMUT.COM | BINJAI – BNN Kota Binjai terus menggencarkan upaya pemberantasan narkoba dengan menyasar lingkungan rumah kos dan kontrakan yang dinilai rawan penyalahgunaan. Dalam operasi deteksi dini yang digelar pada Minggu (3/5/2026), sebanyak 16 penghuni dinyatakan positif narkotika setelah menjalani tes urine.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry. Ia didampingi Kasubbag Umum Suryawan, Katim Pemberantasan Faisal Nasution, serta Katim Seksi P2M Devi Ariani.
Operasi gabungan ini turut melibatkan unsur aparat dari Satpol PP, Brimob BKO BNN, dan Polisi Militer. Sasaran kegiatan mencakup sejumlah titik di Binjai, tepatnya di Kelurahan Timbang Langkat dan Kelurahan Satria.
Beberapa lokasi yang diperiksa antara lain rumah kos di Jalan Bejomuna, kawasan Timbang Langkat, hingga Blok F Daily Lingse di Jalan Tamtama. Lokasi-lokasi tersebut sebelumnya dilaporkan masyarakat sebagai titik rawan penyalahgunaan narkoba.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 16 orang yang terdiri dari delapan pria dan delapan wanita dinyatakan positif menggunakan narkotika. Seluruhnya langsung diamankan dan dibawa ke kantor BNNK Binjai untuk menjalani asesmen lebih lanjut.
BACA JUGA: Sinergi Lintas Sektor, BNNK Tebing Tinggi Gelar Rakor Pelatihan Pendidik Sebaya Anti Narkotika
Ucok Ferry menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat yang menginginkan lingkungan tempat tinggal yang aman dan bersih dari narkoba.
“Kami menindaklanjuti pengaduan warga untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba. Rumah kos menjadi titik rawan karena mobilitas penghuninya tinggi,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, langkah deteksi dini menjadi strategi penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika berkembang menjadi jaringan peredaran yang lebih luas.
Sementara itu, Faisal Nasution menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan operasi.
“Sinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah sangat penting agar pengawasan berjalan maksimal. Dukungan masyarakat juga menjadi kunci dalam gerakan War on Drugs for Humanity di Binjai,” jelasnya.
BACA JUGA: PB IMSU Dukung BNN Larang Vape Bermuatan Narkotika
Tak hanya fokus pada penindakan, kegiatan ini juga mengedepankan pendekatan edukatif. Tim dari Seksi P2M turut memberikan penyuluhan kepada para penghuni kos terkait bahaya narkoba dan pentingnya menjaga lingkungan yang sehat.
Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Operasi yang berlangsung lancar tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. BNN Kota Binjai menegaskan akan terus memperkuat pengawasan di wilayah-wilayah rawan demi mewujudkan Kota Binjai yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








