Viral Ibu di Medan Menangis Usai Rumah Dibobol Maling, Kapolrestabes Janji Ganti Barang Hilang dan Kejar Pelaku

Viral Ibu di Medan Menangis Usai Rumah Dibobol Maling, Kapolrestabes Janji Ganti Barang Hilang dan Kejar Pelaku
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu di Kota Medan menangis histeris setelah rumahnya diduga dibobol maling viral di media sosial. Kisah memilukan tersebut menyita perhatian warganet karena korban harus menghadapi cobaan bertubi-tubi, mulai dari ditinggal wafat suami, anak yang sakit hingga dirawat di rumah sakit, hingga kehilangan harta benda akibat pencurian.

Dalam video yang beredar, perempuan itu menceritakan rumahnya dibobol pencuri ketika dirinya hampir dua pekan menjaga sang anak yang sedang menjalani perawatan di RSUD Dr. Pirngadi Medan.

Dengan suara bergetar menahan tangis, korban memohon bantuan agar peristiwa yang dialaminya mendapat perhatian.

“Aku kemalingan pak, tolonglah aku. Lakik ku meninggal, anak ku sakit masuk rumah sakit, rumah ku dimaling,” ucap korban dalam video yang viral di media sosial.

Korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta menyampaikan peristiwa itu kepada kepala lingkungan setempat. Namun, saat itu ia merasa belum memperoleh solusi yang diharapkannya.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut memicu simpati masyarakat karena pencurian terjadi di tengah kondisi korban yang sedang berduka atas kepergian suaminya dan harus mendampingi anaknya menjalani perawatan medis.

Menanggapi video viral tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengaku prihatin atas musibah yang menimpa korban.

Menurutnya, rangkaian cobaan yang dialami ibu tersebut menjadi perhatian serius jajaran Polrestabes Medan.

“Saya turut prihatin. Dalam video itu dijelaskan ibu tersebut mengalami beberapa kemalangan. Suaminya meninggal, anaknya sakit dan dirawat di rumah sakit, lalu saat pulang justru mendapati rumahnya kemasukan pencuri dan sejumlah barang hilang,” ujar Jean Calvijn, Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA: Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Pabrik POD Getar Berisi Narkoba, Satu Pelaku Ditangkap

Setelah mengetahui informasi tersebut, Kapolrestabes Medan langsung memerintahkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan untuk menghubungi serta mengundang korban ke Mapolrestabes Medan.

Jean Calvijn menjelaskan, langkah awal yang dilakukan bukan hanya menangani laporan pidana, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban beserta anaknya.

“Pendekatan pertama adalah trauma healing terhadap ibu itu dan anaknya. Kami juga mengundang Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk memastikan kondisi kesehatannya,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolrestabes Medan memastikan pihaknya akan membantu mengganti barang-barang milik korban yang hilang akibat aksi pencurian.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Kami memastikan barang-barang yang hilang akan kami belikan kembali dan kami berikan kepada ibu tersebut supaya paling tidak hatinya sedikit tenang terlebih dahulu,” ungkap Jean Calvijn.

Meski memberikan bantuan kepada korban, Kapolrestabes menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku pencurian tetap menjadi prioritas.

Ia telah menginstruksikan jajaran Satreskrim Polrestabes Medan untuk segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

“Terkait dengan tindak pidananya, saya sampaikan kepada jajaran ini harus ditindak dan harus dilakukan pengungkapan kasus karena ini termasuk pencegahan pemberatan,” tegasnya.

BACA JUGA: Bandar Narkoba Kelas Kakap Dibekuk Satres Narkoba Polrestabes Medan, 10.447 Butir Ekstasi dan 828 Vape Narkoba Disita

Jean Calvijn menilai aksi pencurian dengan membobol rumah warga merupakan tindak pidana serius yang tidak dapat dipandang dari besarnya nilai kerugian semata.

“Sudah berani masuk ke dalam rumah warga, tidak dilihat dari jumlah nominal barang yang dicuri tetapi melihat dari tindakan pidana yang dilakukan,” pungkasnya.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Medan, sementara aparat terus mengumpulkan bukti dan memburu pelaku yang diduga bertanggung jawab atas aksi pencurian tersebut. (KSC)

REPORTER: Bayu

Pos terkait