KLIKSUMUT.COM | ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu ke-XIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang dipusatkan di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Minggu (13/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Jambore Kader Posyandu tahun ini mengangkat tema “Kader Terampil, Posyandu Kuat, Asahan Sehat, Menuju Indonesia Emas 2045.” Kegiatan diikuti perwakilan kader Posyandu dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, pimpinan OPD, para camat, kepala puskesmas, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ketua TP Posyandu Kecamatan, para kader Posyandu serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna menjelaskan, pelaksanaan Jambore Kader Posyandu Tahun 2026 berpedoman pada Surat Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor PK.06.02/B/48/2026 tanggal 2 Juli 2026.
Pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Nomor 400.7.27.2/004/DINKES/VII/2026 tanggal 23 Juli 2026 tentang pemberian apresiasi kepada kader Posyandu berprestasi tahun 2026.
Menurutnya, Jambore Kader Posyandu tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-XIII di Kabupaten Asahan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan dalam mendukung keberlangsungan pelayanan Posyandu.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi kader semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujar dr. Hari Sapna dalam laporannya.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Berbagai kegiatan telah dipersiapkan dalam rangkaian jambore, antara lain senam sehat bersama, sarasehan Bupati Asahan dengan para pemangku wilayah dan kader, perlombaan keterampilan dasar kader, skrining kesehatan gratis dan pemeriksaan HPV DNA.
Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan memasak dan makan bersama kerang dara serta pemberian apresiasi berupa plakat dan piagam kepada pihak-pihak yang dinilai memiliki dedikasi dalam penelusuran kasus Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin berharap seluruh rangkaian Jambore Kader Posyandu ke-XIII dapat berjalan dengan lancar dan diikuti seluruh peserta secara maksimal.
Bupati menilai jambore bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader agar semakin handal dalam menjalankan tugas pelayanan di tengah masyarakat.
“Jambore ini bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus mengedukasi para kader agar semakin handal memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Taufik.
Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat hampir 950 Posyandu yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Keberadaan Posyandu tersebut dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Karena itu, Bupati meminta seluruh kader Posyandu untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.
“Kepada para kader, berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak kita sebagai generasi penerus,” pesannya.
Taufik juga mengajak seluruh kader Posyandu dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Asahan. Menurutnya, upaya pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan bersama agar anak-anak Asahan dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
“Saya mohon bantuan seluruh kader dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menekan angka stunting di Asahan, sehingga anak-anak kita tumbuh sehat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan juga mengumumkan rencana pemberian penghargaan khusus bagi kader Posyandu terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Kader Posyandu terbaik yang beragama Islam akan memperoleh hadiah berupa perjalanan ibadah Umrah. Sementara itu, kader terbaik yang beragama non-Muslim akan mendapatkan hadiah uang tunai.
BACA JUGA: Wakil Bupati Asahan Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian para kader, tetapi juga mampu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan dedikasi, kompetensi, serta kualitas pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.
Dengan pelaksanaan Jambore Kader Posyandu ke-XIII ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap sinergi antara kader, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas, sekaligus mendukung lahirnya generasi Asahan yang sehat dan unggul menuju Indonesia Emas 2045. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








