EDITOR: Ahmad Zulfikar Sagala | REPORTER: Jhonson Siahaan
MEDAN | KLIKSUMUT.COM – Meski seorang mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit, Polsek Medan Area enggan berkomentar bahkan mengaku tidak mengetahui informasi terkait peristiwa bentrokan dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terjadi di wilayah hukumnya, Selasa (27/2/2024) dinihari.
Berdasarkan penelusuran awak media ini, Jumat (01/03/2024), bentrokan terjadi setelah kedua belah pihak bertemu dan terlibat aksi saling serang menggunakan batu, kayu dan senjata tajam di perempatan Jl. Halat – Jl Bakti, Kecamatan Medan Area, Medan, pada Selasa (27/04/2024) dinihari 03.00 WIB. Bahkan beberapa dari mereka nekat menyerang dangan melepaskan mercon terbang untuk melukai lawan.
Dalam bentrokan ini, seorang pemuda mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam pada kepala bagian belakang dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Madani untuk mendapatkan perawatan intensif.
BACA JUGA: Polres Langkat Ringkus 4 Begal Bersenjata Celurit
Warga di sekitar kejadian, Ahmad Putra mengatakan, kala itu ia dan sejumlah rekan sedang duduk di salah satu warkop di Jl. Bhakti Medan. Mereka terkejut saat melihat sekelompok orang datang dari berbagai arah kemudian melakukan langsung melakukan penyerangan secara tiba-tiba.
“Kejadian tiba-tiba dan cepat. Tiba-tiba dari arah kanan kiri, langsung nyerang,” kata Ahmad.
Ahmad mengatakan, informasi di lokasi kejadian, bentrokan buntut dari sakit hati salah satu kubu hingga berujung aksi balas dendam.
“Sebelumnya mereka sudah bentrok (perang) terlebih dahulu, tapi, dari pihak organisasi yang dari Denai mundur lagi. Tidak lama lagi, mereka datang dengan massa yang ramai,” ujar Ahmad.
BACA JUGA: Polres Binjai Ringkus Belasan Begal, 3 Diantaranya Pelajar
Warga yang sedang melintas, Abdul Manan, juga mengatakan hal senada. Bentrokan kedua kubu OKP mengakibatkan kemacetan kendaraan di kolasi kejadian. Sejumlah pengendraa memilih berhenti agar tidak terkena dampak bentrokan.
“Ada yang luka kena bacok dan sudah dibawa ke RS Madani saya lihat,” sebut Abdul.
Saat dikonformasi melalui telepon WhatsApp, Kapolsek Medan Area Kompol Hendrik Fernandes Aritonang SIK MM, enggan menjawab. Demikian juga saat dikirimi pesan singkat, Aritonang juga enggan berkomentar.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Harles Gultom, malah mengaku tidak mengetahui adanya peristiwa bentrokan.
“Tidak tahu Lae. Belum monitor Lae,” jawabnya singkat via WhatsApp. (KSC)








