KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Senin (14/9/2026), berlangsung sangat volatil. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat tertekan hingga lebih dari 2,5 persen sebelum akhirnya memangkas sebagian besar pelemahan menjelang penutupan perdagangan.
IHSG akhirnya ditutup di level 6.534,693, turun 6,68 poin atau 0,10 persen dibandingkan posisi penutupan Jumat (11/9/2026) di level 6.541,38.
Pergerakan bursa hari ini menjadi perhatian investor karena IHSG sempat menyentuh titik terendah 6.371,40. Namun, tekanan jual berhasil diredam pada perdagangan sore sehingga indeks kembali mendekati level penutupan sebelumnya.
IHSG Sempat Tertekan Lebih dari 2,5 Persen
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di sekitar level 6.533,87. Tekanan kemudian meningkat sepanjang sesi pertama hingga indeks berada di level 6.429,88 atau turun sekitar 1,70 persen.
BACA JUGA: Haji Isam Borong 6,83 Miliar Saham PACK, Nilai Investasi Melonjak Jadi Rp2,31 Triliun dalam Sehari
Pada sesi tersebut, sebanyak 542 saham melemah, 153 saham menguat, sementara 268 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp7,99 triliun dengan volume perdagangan 16,53 miliar saham.
Tekanan semakin dalam sebelum akhirnya IHSG berbalik memangkas koreksi. Sentimen global, ketidakpastian kebijakan ekonomi, serta dinamika politik dan pergantian Menteri Keuangan menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Pergantian Menteri Keuangan Jadi Perhatian Investor
Salah satu katalis penting perdagangan saham hari ini adalah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kabar tersebut turut mengubah arah pergerakan IHSG pada sore hari. Setelah sempat tertekan hingga area 6.371, indeks bergerak naik dan menutup perdagangan hanya turun tipis 0,10 persen.
Pengamat pasar menilai pasar melihat sosok Suahasil sebagai figur yang memiliki pengalaman di Kementerian Keuangan sehingga dapat memberikan kesinambungan dalam pengelolaan kebijakan fiskal.
Aktivitas Perdagangan Saham Hari Ini
Mengutip data perdagangan yang dilaporkan sejumlah media, aktivitas bursa cukup ramai. Sekitar 34,9 miliar saham berpindah tangan dalam lebih dari 2,1 juta transaksi, dengan nilai transaksi sekitar Rp17,9 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 219 saham menguat, 249 saham melemah, dan 141 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI berada di kisaran Rp11.396 triliun.
Sementara itu, sejumlah saham mencatat pergerakan yang sangat signifikan. Pada sesi pertama, antara lain SEMA, LAPD, MPIX dan FORU masuk jajaran saham dengan penguatan terbesar, sedangkan XBSK, EMAS dan BYAN termasuk saham yang mengalami tekanan cukup dalam.
BACA JUGA: IHSG Anjlok 2,68 Persen ke Bawah 5.700, Saham Big Caps Berguguran, BBCA hingga ASII Tertekan
Investor Perlu Mencermati Pergerakan IHSG
Pergerakan IHSG yang sempat anjlok tajam kemudian pulih menjelang penutupan menunjukkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan kebijakan ekonomi dan politik domestik.
Selain faktor dalam negeri, investor juga masih perlu mencermati perkembangan ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat dan pergerakan harga komoditas.
Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor disarankan tetap mencermati fundamental emiten, laporan keuangan, serta risiko pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
Catatan: Data saham dan IHSG dapat berubah sepanjang perdagangan. Artikel ini menggunakan data penutupan perdagangan Senin, 14 September 2026.








