Logistik Pilkades Serentak Asahan Mulai Didistribusikan, 128.133 Pemilih Siap Menyalurkan Hak Suara

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan mulai mendistribusikan logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 ke desa-desa yang akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa.

Pelepasan distribusi logistik dilakukan di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan atas nama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail.

Distribusi ini menjadi salah satu tahapan krusial menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.

BACA JUGA: Polres Asahan Kerahkan 457 Personel Amankan Pilkades Serentak di 43 Desa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, menyampaikan Pilkades Serentak 2026 akan digelar di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan pemungutan suara tersebut akan berlangsung di 152 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih mencapai 128.133 orang.

Menurut Darwinsyah, seluruh kebutuhan logistik telah dipersiapkan oleh Panitia Pemilihan Kabupaten bersama pihak-pihak terkait untuk kemudian dikirimkan ke masing-masing desa.

Untuk menjaga keamanan selama perjalanan, setiap armada pengangkut logistik turut didampingi petugas Panitia Pemilihan Kabupaten dan personel kepolisian.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan logistik tetap dalam kondisi aman hingga tiba di desa tujuan dan diterima oleh pihak yang berwenang.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Mohammad Azmy Ismail menekankan bahwa distribusi logistik tidak boleh dipandang sebagai kegiatan administratif semata. Ketepatan jumlah, kondisi barang, keamanan hingga waktu kedatangan menjadi faktor penting yang menentukan kesiapan pelaksanaan pemungutan suara.

Ia meminta seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemilihan Desa serta petugas terkait melakukan pengecekan secara teliti terhadap seluruh logistik yang diterima.

“Jangan sampai ada TPS yang mengalami kekurangan logistik saat pelaksanaan pemungutan suara,” tegasnya dalam sambutan tersebut.

Setiap tahapan penerimaan, pemeriksaan hingga pengamanan logistik juga diminta dilaksanakan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.

Proses serah terima logistik, lanjutnya, harus dituangkan dalam dokumen administrasi yang telah disiapkan sehingga seluruh pergerakan logistik dapat dipantau dengan jelas.

Selain persoalan logistik, aspek keamanan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dukungan TNI dan Polri dinilai penting untuk memastikan proses distribusi berlangsung aman, khususnya hingga seluruh perlengkapan tiba di desa masing-masing.

Koordinasi antara penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan aparat keamanan diminta tetap dijaga hingga seluruh rangkaian pemungutan serta penghitungan suara selesai.

“Pelaksanaan Pilkades bukan hanya tentang memilih seorang kepala desa, tetapi juga bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

BACA JUGA: Bupati Asahan Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Penguatan Sinergi untuk Daerah

Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak dapat berlangsung aman, tertib, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai pelepasan distribusi, unsur Forkopimda Kabupaten Asahan bersama OPD terkait turut meninjau bahan logistik yang akan dikirimkan ke sejumlah desa peserta Pilkades Serentak 2026.

Dengan distribusi yang mulai berjalan, pemerintah daerah berharap seluruh desa penyelenggara benar-benar siap menghadapi hari pemungutan suara pada 7 Oktober 2026. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait