Polres Asahan Kerahkan 457 Personel Amankan Pilkades Serentak di 43 Desa

Polres Asahan Kerahkan 457 Personel Amankan Pilkades Serentak di 43 Desa
Apel pengecekan personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang digelar di halaman Polres Asahan, Senin (5/10/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN — Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang akan berlangsung di 43 desa pada 18 kecamatan di Kabupaten Asahan.

Kesiapan pasukan tersebut dipastikan melalui apel pengecekan personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang digelar di halaman Polres Asahan, Senin (5/10/2026).

Apel tersebut turut dihadiri Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjungbalai Asahan, Danyon 126/Kala Cakti serta sejumlah undangan lainnya.

BACA JUGA: Bupati Asahan Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Penguatan Sinergi untuk Daerah

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita mengatakan, Pilkades Serentak 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut, sebanyak 127.716 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan menggunakan hak pilihnya di 152 TPS.

Kontestasi tersebut diikuti 128 calon kepala desa, yang terdiri dari 21 calon petahana dan 107 calon nonpetahana.

Kapolres mengungkapkan, jajaran Polres Asahan telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan di seluruh desa yang menyelenggarakan Pilkades.

Hasil perkiraan intelijen menunjukkan terdapat tiga tingkat kerawanan. Sebanyak 25 desa masuk kategori kurang rawan, kemudian 14 desa dikategorikan rawan, sementara empat desa lainnya masuk kategori sangat rawan.

Pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan pola dan kekuatan pengamanan di lapangan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan kondusif, Polres Asahan menyiapkan 457 personel.

Kekuatan tersebut terdiri dari 377 personel organik Polres Asahan serta 80 personel BKO PHH Sat Brimob Polda Sumatera Utara.

Menurut Kapolres, kesiapan personel bukan sekadar formalitas menjelang hari pemungutan suara. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan, terutama pada TPS yang berdasarkan pemetaan memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis.

Netralitas juga menjadi penekanan utama. Personel diminta tidak berpihak kepada calon maupun kelompok tertentu serta tetap bertanggung jawab dalam menjalankan setiap tahapan pengamanan.

Langkah pencegahan juga harus dikedepankan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan, baik menjelang pemungutan suara maupun saat proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung.

BACA JUGA: Bupati Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu, Varietas Unik yang Disiapkan Jadi Identitas Pertanian Asahan

Kapolres juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil bagian dalam menjaga keberhasilan Pilkades Serentak 2026.

Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, penyelenggara, panitia Pilkades hingga masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Dengan kekuatan pengamanan yang telah disiapkan dan pemetaan kerawanan yang dilakukan sejak awal, Polres Asahan berharap seluruh rangkaian Pilkades Serentak di Kabupaten Asahan dapat berlangsung aman, tertib, demokratis dan kondusif.

Hari pemungutan suara pada 7 Oktober 2026 pun menjadi momentum penting bagi masyarakat di 43 desa untuk menentukan pemimpin desa mereka secara langsung sesuai ketentuan yang berlaku. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait