KLIKSUMUT.COM | SIMALUNGUN – Sekelompok massa tak dikenal menyerang pekerja PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) di Sektor Aek Nauli, Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (19/9/2025) pagi sekira pukul 08.30 WIB. Akibatnya, aktivitas operasional perusahaan sempat terganggu.
Peristiwa bermula saat sekelompok massa menghadang pekerja TPL yang sedang menuju lokasi penanaman pohon eukaliptus. Dalam insiden ini, para pelaku melempari pekerja dan kendaraan operasional dengan batu, dan memblokade jalan menggunakan kayu gelondongan, bahkan membakar mobil operasional perusahaan. Akibat serangan tersebut, enam orang mengalami luka-luka dan dua kendaraan rusak parah.
BACA JUGA: 6 Orang Masyarakat Adat Lamtoras Sihaporas Diculik, PT TPL Bantah Keterlibatan
Korban Luka dan Kerusakan Material
Korban luka yakni Rocky Tarihoran, karyawan bagian Humas TPL, tiga petugas keamanan yakni Saut Ronal, Edy Rahman, Markus, serta seorang anggota mitra bernama Nurmaini Situmeang. Para korban terpaksa dilarikan ke RSUD Parapat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Selain korban manusia, massa juga meluapkan kemarahannya dengan membakar truk fire safety dan mobil patroli security Aek Nauli dengan nomor polisi BK F 8711 HK milik perusahaan.
BACA JUGA: Wabup Tapsel: Hadiri Pertemuan Masyarakat dan PT. TPL Serta Minta Semua Pihak Menahan Diri
Respons Perusahaan dan Upaya Pemulihan
Dalam keterangan resminya, Manajemen TPL menyatakan telah melaporkan insiden ini kepada aparat penegak hukum setempat dan berharap pelaku segera ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar aktivitas operasional perusahaan dapat kembali normal.
Saat ini, TPL tengah menjalankan program penanaman, perawatan, dan pemanenan di areal konsesi mereka sesuai dengan Rencana Kerja Umum (RKU) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang telah disetujui oleh pemerintah. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh kegiatan berjalan berdasarkan izin resmi dan peraturan yang berlaku.
BACA JUGA: TPL Lakukan Peningkatan Produksi Dengan Penanaman Eucalyptus di Wilayah Tapsel
Keterlibatan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, TPL melibatkan warga lokal, khususnya dari Desa Sipolha dan Sihaporas, dalam kegiatan operasional sebagai tenaga kerja.
Melalui program Community Development (CD) atau Corporate Social Responsibility (CSR), TPL aktif meningkatkan kapasitas masyarakat sekitar, mendorong kewirausahaan lokal, dan memperkuat kesejahteraan warga.
Selain itu, TPL juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan dialog terbuka dan solusi damai dalam mengatasi berbagai tantangan sosial, sekaligus menghindari tindakan yang merugikan semua pihak. (KSC)








