Loncat ke konten
Iklan
Menu Mobile
kliksumut.com
  • kliksumut.com
  • HOME
  • INTERNASIONAL
    • MEDAN
    • SUMUT
    • NASIONAL
      • DAERAH
  • HUKRIM
  • SOSPOL
  • EKBIS
    • EKONOMI
    • DIGITAL
    • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
    • BOLA
    • BELADIRI
    • RAKET
    • UMUM
  • SENI BUDAYA
    • RAGAM
  • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • KOMUNITAS
  • OPINI
  • STYLE
    • FOTO
    • VIDEO
  • Indeks
  • SUMATERA PULIH
KLIK TERKINI
Kepsek Asal Pasaribu Tobing Diperiksa Inspektorat Tapteng, Dugaan Cabul Satres Narkoba Polrestabes Medan Temukan Jejak Judi dan Narkoba di Selambo Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perkuat Layanan dan Kemudahan Investasi Tersangka dan Barang Bukti 1,16 Ton Ketamin Dibawa ke Jakarta, Rion Arios Ungkap Kondisi Kliennya Manager SPBU Pandan Buang Badan ke Operator Pembelian BBM Tanpa Rekom
Beranda INTERNASIONAL NASIONAL Diduga Korupsi Dana MBG, Badan Gizi Nasional Pecat Oknum Kepala SPPG

Diduga Korupsi Dana MBG, Badan Gizi Nasional Pecat Oknum Kepala SPPG

Gambar Gravatar
Fik sagala
09/10/202509/10/2025
Diduga Korupsi Dana MBG, Badan Gizi Nasional Pecat Oknum Kepala SPPG
PECAT KEPALA SPPG: BGN resmi memecat seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat dugaan keterlibatan dalam praktik korupsi. (FOTO: Ilustrasi/Ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memecat seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat dugaan keterlibatan dalam praktik korupsi. Modusnya, berupa kolusi antara oknum kepala SPPG dengan pihak yayasan penyelenggara dapur umum untuk pengadaan bahan baku berkualitas rendah namun dilaporkan seolah-olah berkualitas tinggi.

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan menyebutkan, kepala SPPG tersebut dijanjikan imbalan sebesar Rp20 juta per bulan dari selisih harga pembelian bahan baku.

“Kami sudah memberikan teguran ke sebagian kepala SPPG, dan sudah ada juga yang kami pecat,” ujar Tigor dalam acara diskusi publik di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

BACA JUGA: BGN Tanggung Biaya Korban Keracunan MBG di Daerah Non-KLB, Ini Rinciannya

Identitas Belum Diungkap, Nilai Kerugian Negara Belum Diketahui
Meski pemecatan telah dilakukan, namun Tigor enggan mengungkap identitas kepala SPPG yang dimaksud maupun lokasi penugasannya. Tigur juga belum menyampaikan estimasi kerugian negara akibat praktik korupsi kepala SPPG tersebut.

Kepala SPPG Kelola Rp10 Miliar Tanpa Gaji Tetap
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola BGN melibatkan ratusan Kepala SPPG lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan rentang usia 26–27 tahun. Meski bertanggung jawab atas anggaran besar hingga Rp10 miliar, para kepala SPPG tidak memiliki penghasilan rutin dan hanya menerima gaji setiap tiga bulan sekali.

“Mereka memberi makan 30 juta penerima manfaat per hari, lima kali jumlah penduduk Singapura,” jelas Tigor.

BACA JUGA: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis bersama Mitra Kerja BGN di Desa Tanjung Langkat

Bacaan Lainnya
  • Kemnaker Ajak Perusahaan dan Instansi Pemerintah Jadi Mitra MagangHub Batch 3
  • Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan BSU 2026
  • KPK Dalami Peluang Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut, Anggaran Rp165 Miliar Jadi Sorotan

Sistem Virtual Account Dikritik, Tapi Tetap Dipertahankan
Skema pengelolaan dana MBG saat ini masih menggunakan sistem virtual account, di mana hanya dua pihak yang memiliki akses yaktu kepala SPPG dan perwakilan yayasan. Skema ini menuai kritik karena dianggap membuka celah penyalahgunaan wewenang.

Meski demikian, BGN tetap mempertahankan sistem ini dengan alasan efisiensi pencairan dana langsung ke dapur. Sistem ini dirancang untuk mempercepat distribusi anggaran tanpa birokrasi berbelit.

“Eselon I di BGN tidak memiliki kuasa terhadap anggaran MBG,” ujar Tigor.

BACA JUGA: Wacana Moratorium Bergulir: Ketua DPR RI Minta BGN Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Desakan Moratorium Program MBG
Transparency International Indonesia (TII) menyebut program MBG sangat rawan korupsi. Peneliti TII, Agus Sarwono, menilai skema pengadaan dalam program ini membuka ruang praktik mark-up harga bahan baku yang bisa membahayakan kualitas makanan.

“Tingginya kerentanan korupsi dalam program MBG menunjukkan program ini harus dimoratorium segera supaya tidak memperbesar kerugian negara,” ujar Agus dalam laman resmi TII. (KSC)

Badan Gizi Nasionaldugaan kolusi pengadaan bahan bakukepala SPPG dipecatkorupsi program gizi nasionalprogram MBG rawan korupsiskema virtual account anggaranTransparency International Indonesia
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Polsek Sekupang Amankan Remaja Akibat Cabuli Anak di Bawah Umur
Pos berikutnya Meski Diguyur Hujan, Budaya Etnis Jawa Tampil Spektakuler Meriahkan PSBD Ke-6 Asahan

Pos terkait

  • Pendaftaran Ditutup, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Mulai Seleksi 13 Agustus

    Kemnaker Ajak Perusahaan dan Instansi Pemerintah Jadi Mitra MagangHub Batch 3

  • Bantuan Subsidi Upah

    Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan BSU 2026

  • KPK Periksa Khalid Basalamah Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

    KPK Dalami Peluang Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut, Anggaran Rp165 Miliar Jadi Sorotan

  • Hadapi Perubahan Sistem Pemagangan Jepang, Kemnaker Perkuat Kesiapan Peserta

    Hadapi Perubahan Sistem Pemagangan Jepang, Kemnaker Perkuat Kesiapan Peserta

  • Nusron Wahid Muncul di Sidang Kabinet Prabowo-Gibran, Sebelumnya Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK

    Nusron Wahid Muncul di Sidang Kabinet Prabowo-Gibran, Sebelumnya Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK

  • Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup di Hambalang, Ada Apa

    Luhut Sebut Prabowo Setuju Kajian DEN soal Definisi Korupsi, Kerugian Negara Jadi Sorotan

  • Kemnaker Permudah Akses WLKP, Sediakan Tiga Pusat Aduan

    Kemnaker Permudah Akses WLKP, Sediakan Tiga Pusat Aduan

  • AHY Run Jawa Tengah Diikuti 5.500 Peserta, AHY Ajak Generasi Muda Perkuat Budaya Hidup Sehat

    AHY Run Jawa Tengah Diikuti 5.500 Peserta, AHY Ajak Generasi Muda Perkuat Budaya Hidup Sehat

  • gempa Bogor, gempa Sukabumi, 349 rumah rusak, gempa magnitudo 4,1, BMKG

    Gempa Bogor Magnitudo 4,1 Rusak 349 Rumah di Bogor dan Sukabumi, Satu Orang Luka

Iklan

Berita Utama

  • Kepsek Asal Pasaribu Tobing Diperiksa Inspektorat Tapteng, Dugaan Cabul
    Kepsek Asal Pasaribu Tobing Diperiksa In…
  • Satres Narkoba Polrestabes Medan Temukan Jejak Judi dan Narkoba di Selambo
    Satres Narkoba Polrestabes Medan Temukan…
  • Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perkuat Layanan dan Kemudahan Investasi
    Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perk…
  • Migas Watch Desak DPR RI Segera Tuntaskan Revisi UU Migas: Mafia Masih Berpengaruh Tentukan Peraturan
    Tersangka dan Barang Bukti 1,16 Ton Keta…
  • Manager SPBU Pandan Buang Badan ke Operator Pembelian BBM Tanpa Rekom
    Manager SPBU Pandan Buang Badan ke Opera…
Iklan
kliksumut.com
  • Indeks
  • Form Pengaduan
  • PEDOMAN SIBER
  • CONTACT US
  • REDAKSI

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Youtube
  • Tiktok
Support by PT KLIK MEDIA KOMUNIKASI
Iklan