Bocah Korban Cabul Di Langkat Butuh Pendampingan Psikolog

Bocah Korban Cabul Di Langkat Butuh Pendampingan Psikolog
Plang Kantor Dinas PPKB & PPA Kabupaten Langkat di Jl Proklamasi, Stabat, Langkat. (FOTO: Dody Ariandi).

LANGKAT | kliksumut.com Kondisi Y (7), bocah korban pencabulan anak di bawah umur di Langkat, Sumatera Utara (Sumut) masih trauma. Korban membutuhkan pendampingan dari psikolog untuk pemulihan mental.

Hal itu terungkap setelah Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Langkat bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPA PPKB), menjenguk Y di kediamannya di Kecamatan Sicanggang, Kabupaten Langkat, Jum’at (2/2/2024).

Kepala Bidang PPKB & PPA Kabupaten Langkat, Melly mengatakan pihaknya sedang mengumpulan berbagai informasi terkait kondisi Y (assessment), untuk mendapatkan pola penanganan dan pendampingan yang efektif.

BACA JUGA: Keluarga Korban Pencabulan Diduga Diintimidasi Oknum TNI

“Tidak hanya assessment terhadap si anak, tetapi juga keluarganya. Dengan begitu, kita akan mengetahui bagaimana kondisi biologis, psikologis, spiritual dan sosial si anak dan keluarganya,” terang Melly.

Bacaan Lainnya

PPKB & PPA Kabupaten Langkat juga akan menugaskan psikolog dan pekerja sosial untuk mendukung percepatan rehabilitasi mental Y dan keluarganya.

“Kemungkinan saja, kita nantinya harus memberikan fasilitas pengasuhan anak agar dampak trauma dan kondisi mentalnya cepat pulih,” tambah Melly.

Dalam kunjungannya, Tim UPTD PPA Kabupaten Langkat dan DPPA PPKB menggali berbagai informasi, termasuk apa yang menjadi pemicu terjadinya pencabulan terhadap Y.

Dari keterangan ibu korban, peristiwa pencabulan terungkap saat ia pulang ke rumah. Tanpa sengaja ia menginjak cairan kental di lantai. Merasa curiga, ibu korban mengintrogasi Y.

BACA JUGA: Korban Pencabulan Anak 5 Tahun Minta Polrestabes Medan Tangkap Pelaku

Dengan kondisi ketakutan, akhirnya mengaku telah dicabuli P (13) yang masih memiliki ikatan kekerabatan dengan korban Y. Selain F, korban Y juga mengaku pernah dicabuli I (40) teman Ayah Y sendiri.

Mendapat mengakuan yang mengejutkan, ibu korban kemudian memberitahukan kepada suaminya. Kepada Ayahnya, Y juga memberikan pengakuan yang sama.

“Kalau kejadian sama teman Ayahnya itu, terjadi saat Ayahnya pergi cari ikan sekitar Oktober dan November tahun 2023 lalu,” sebut ibu korban.

Pelaku F dan I, kini telah diamankan oleh pihak yang berwajib. (Fik/Dody Ariandi)

Pos terkait