KLIKSUMUT.COM | LABUHANBATU UTARA – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dan informasi terkait aksi pembakaran Kantor Agrinas Palma Nusantara 1 Sumut yang berada di Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (17/6/2026).
Kericuhan tersebut diduga dipicu meninggalnya seorang warga bermarga Hutabarat yang sebelumnya diamankan oleh dua oknum petugas pengamanan. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, korban sempat diamankan oleh dua orang yang disebut bertugas menjaga kawasan kantor perusahaan tersebut. Tidak lama setelah itu, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kabar meninggalnya korban dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memicu kemarahan warga sekitar. Massa kemudian mendatangi Kantor Agrinas Palma Nusantara 1 untuk meminta penjelasan terkait peristiwa tersebut.
Situasi di lokasi semakin memanas ketika warga mengetahui dua orang yang diduga terlibat dalam proses pengamanan korban sudah tidak berada di lokasi. Emosi massa yang memuncak akhirnya berujung pada aksi pembakaran kantor perusahaan tersebut.
Video kobaran api dan kerumunan warga yang beredar di media sosial pun langsung menjadi perhatian publik. Peristiwa itu menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan masyarakat Labuhanbatu Utara sepanjang hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah insiden tersebut, warga sempat melakukan pengejaran terhadap kendaraan yang ditumpangi dua orang yang diduga terkait dengan peristiwa itu.
BACA JUGA: Diduga Palak Wisatawan di Pemandian Air Panas Doulu, Dua Pria Diamankan Polisi di Berastagi
Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga kawasan Mapolsek Kualuh Hulu. Kendaraan yang dikejar kemudian masuk ke lingkungan Polsek Kualuh Hulu dan situasi berhasil dikendalikan oleh personel kepolisian yang bertugas.
Kehadiran aparat kepolisian berhasil meredam emosi massa sehingga tidak terjadi tindakan lanjutan yang berpotensi memperkeruh keadaan.
Kepala Desa Sukarame Baru, Zaini, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya, benar,” ujarnya singkat.
Hal senada juga disampaikan Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Barus SH, yang membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar,” kata Kapolsek saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap, penyebab kematian korban, maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus tersebut secara transparan dan profesional.
Warga juga meminta seluruh pihak menahan diri serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan oleh aparat berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Kualuh Hulu maupun Polres Labuhanbatu belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai penyebab kematian korban dan perkembangan proses penyelidikan yang sedang berlangsung. (KSC)
REPORTER: Jhonson Siahaan








