Tangis Pecah di RS Polri, Jenazah Kacab Bank BUMN Korban Penculikan Dimakamkan di Bogor

Tangis Pecah di RS Polri, Jenazah Kacab Bank BUMN Korban Penculikan Dimakamkan di Bogor
Korban Pembunuhan (iIustrasi)

KLIKSUMUT.COM | BOGOR – Isak tangis pecah saat jenazah MIP (37), Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan, dikeluarkan dari Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/8/2025) malam.

Sekitar pukul 19.38 WIB, jenazah MIP resmi keluar dari ruang autopsi dan langsung disambut istri serta keluarga yang telah menunggu di halaman rumah sakit. Sang istri tak kuasa menahan air mata begitu melihat jenazah suaminya terbaring kaku di dalam keranda.

“Malam ini dimakamkan di Bogor, di samping makam ayah dan ibu,” ujar adik ipar korban, Intania Rizky Utami, kepada wartawan di RS Polri.

Sebelum dimakamkan, jenazah MIP akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Rimba Baru, Bogor Barat. Proses pemakaman dijadwalkan berlangsung malam ini di pemakaman keluarga, Situ Gede, Bogor, Jawa Barat.

Suasana duka menyelimuti pelepasan jenazah. Sejumlah kerabat dan rekan kerja tampak menangis saat mobil jenaza yang merupakan kendaraan milik perusahaan tempat korban bekerja membawa MIP ke rumah duka. Dua unit voorijder turut mengawal iring-iringan dari RS Polri.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Pemkab Madina Beri Gelar Kehormatan Kepada Korban Pembunuhan

MIP sebelumnya dilaporkan hilang dan menjadi korban penculikan. Tragisnya, ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area persawahan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Penemuan mayat berawal dari laporan seorang warga yang tengah menggembala sapi. Saat ditemukan, kondisi korban sungguh mengenaskan—tangan dan kaki terikat, serta mata tertutup lakban.

Setelah temuan tersebut, warga langsung melapor ke perangkat desa dan kepolisian setempat. Tak butuh waktu lama, aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur berhasil mengidentifikasi jasad tersebut sebagai MIP, yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarga.

Polisi mendapati tubuh korban dalam kondisi penuh luka lebam, diduga akibat penganiayaan berat sebelum akhirnya dibuang ke persawahan.

Pihak kepolisian telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan MIP. Namun, aparat belum mengungkap motif pasti di balik kejadian tragis ini.

“Masih dalam proses pendalaman. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah penyelidikan selesai,” kata sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA: Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan Darmawati: Rekonstruksi Bongkar Fakta Baru

Kematian MIP mengejutkan banyak pihak, terutama di lingkungan perbankan. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang ramah, pekerja keras, dan tak memiliki musuh.

Pihak keluarga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian. (KSC)

Pos terkait