Crystal Palace Bungkam Fredrikstad 1-0 di Play-off Liga Konferensi

Crystal Palace Bungkam Fredrikstad 1-0 di Play-off Liga Konferensi
Crystal Palace menang tipis 1-0 atas tamunya klub Norwegia Fredrikstad FK pada leg 1 play-off Liga Konferensi Eropa

KLIKSUMUT.COM | LONDON – Crystal Palace kembali menunjukkan taringnya di kancah Eropa. Bermain di hadapan pendukung setia di Selhurst Park, Jumat (22/8) dini hari WIB, The Eagles berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas wakil Norwegia, Fredrikstad FK, dalam leg pertama play-off Liga Konferensi Eropa 2025/2026.

Gol semata wayang dicetak oleh striker andalan Jean-Phillippe Mateta pada menit ke-52, memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tekanan, baik dari dalam maupun luar lapangan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Crystal Palace yang selangkah lagi menuju fase grup Liga Konferensi. Leg kedua akan berlangsung pada 28 Agustus mendatang di Norwegia, dan Palace hanya butuh hasil imbang untuk melaju.

Namun di balik euforia kemenangan, klub asal London itu masih dihantui polemik sanksi UEFA yang menghambat mereka tampil di kompetisi Eropa lebih tinggi musim ini.

BACA JUGA: Garuda Pertiwi Muda Mengamuk! Timnas Putri U-16 Bantai Timor Leste 6-0 di Piala AFF

Bacaan Lainnya

Padahal, musim lalu menjadi momen bersejarah bagi Crystal Palace. Mereka sukses menggondol Piala FA 2025 usai menaklukkan Manchester City dan menyabet Community Shield dengan menumbangkan Liverpool. Dengan pencapaian itu, Palace semestinya berhak tampil di Liga Europa.

Namun, mimpi itu kandas gara-gara konflik kepemilikan ganda. UEFA menjatuhkan sanksi karena pemilik klub, John Textor, juga menguasai Olympique Lyon – yang juga lolos ke Liga Europa. UEFA tidak mengizinkan dua klub dengan pemilik yang sama tampil dalam satu kompetisi Eropa.

Crystal Palace sempat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun ditolak pada 11 Agustus 2025. UEFA pun tetap pada keputusannya: Palace turun ke Liga Konferensi, sementara Lyon tampil di Liga Europa.

Klub merasa keputusan ini tidak adil. Pihak Palace menegaskan bahwa Textor sudah melepaskan kendali atas klub dan tak lagi punya pengaruh signifikan. Namun hal itu tak cukup meyakinkan UEFA maupun CAS.

BACA JUGA: Duel Panas di Istanbul! Mourinho dan Fenerbahce Siap Tumbangkan Benfica Demi Tiket Liga Champions

Akibat keputusan ini, Palace terancam kehilangan potensi pemasukan hingga £20 juta. Tak hanya itu, situasi ini memicu rumor bahwa beberapa bintang mereka siap hengkang ke klub-klub besar Liga Inggris lainnya demi tampil di level tertinggi Eropa.

Dengan satu kaki di babak grup Liga Konferensi, fokus Crystal Palace kini tak hanya soal bertahan di kompetisi Eropa, tetapi juga mempertahankan para pemain kunci yang membawa mereka ke puncak musim lalu. (KSC)

Pos terkait