KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional bersama Timnas Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan besar tersebut disampaikan megabintang Argentina itu melalui unggahan di Instagram pada Senin (31/8/2026).
Pengumuman tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang Messi bersama Timnas Argentina yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Messi menutup karier internasionalnya setelah memperkuat Argentina dalam 207 pertandingan dan mencetak 125 gol. Torehan tersebut membuatnya tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina.
Messi Akhiri Perjalanan Setelah Enam Piala Dunia
Keputusan pensiun Messi datang setelah ia menjalani enam edisi Piala Dunia, mulai dari Jerman 2006 hingga Piala Dunia 2026.
Puncak karier internasionalnya bersama Argentina terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Messi menjadi kapten sekaligus membawa Albiceleste meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti di final.
Empat tahun kemudian, Messi kembali membawa Argentina melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Namun, langkah mereka terhenti di partai final setelah kalah 0-1 dari Spanyol melalui perpanjangan waktu. Pertandingan tersebut menjadi penampilan terakhir Messi bersama Timnas Argentina.
BACA JUGA: Mbappé Kokoh di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026, Messi Tempel Ketat, Olise Rajai Daftar Assist
Keputusan yang Berat bagi Messi
Dalam pesan yang diunggah melalui media sosial, Messi mengakui bahwa keputusan meninggalkan Timnas Argentina bukan perkara mudah.
Ia mengatakan keputusan tersebut terasa menyakitkan setelah bertahun-tahun memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk seragam Argentina.
Messi juga menegaskan bahwa dirinya selalu memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan Timnas Argentina. Setelah melalui berbagai kegagalan di masa awal karier, ia akhirnya mampu membawa negaranya meraih sejumlah trofi bergengsi.
Selain Piala Dunia 2022, Messi turut membawa Argentina menjuarai Copa América 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Kepergian Sang Ayah Memperkuat Keputusan Messi
Salah satu faktor emosional yang turut memengaruhi keputusan Messi adalah meninggalnya sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus 2026 dalam usia 68 tahun.
FIFA melaporkan bahwa Messi sebenarnya telah menulis pesan perpisahan tersebut tidak lama setelah final Piala Dunia 2026. Namun, setelah kepergian sang ayah, Messi kemudian memutuskan untuk membagikan pesan tersebut kepada publik.
Kepergian Jorge Messi menjadi pukulan emosional bagi sang pemain sekaligus membuatnya semakin mantap menutup perjalanan bersama Timnas Argentina.
Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan
Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan sederet rekor luar biasa.
Selama 21 tahun membela Albiceleste, ia mencatat:
- 207 penampilan bersama Timnas Argentina.
- 125 gol internasional.
- 68 assist.
- Enam Piala Dunia.
- Juara Piala Dunia 2022.
- Juara Copa América 2021 dan 2024.
- Juara Finalissima 2022.
Dengan 125 gol, Messi menjadi top skor sepanjang masa Timnas Argentina sekaligus salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional.
Ia juga menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Argentina.
BACA JUGA: Lionel Messi Borong 4 Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1 di MLS 2026
Era Lionel Messi Bersama Argentina Resmi Berakhir
Perjalanan Messi bersama Argentina bukanlah kisah yang selalu berjalan mulus.
Ia sempat mengalami sejumlah kegagalan di final sebelum akhirnya menemukan kesuksesan besar bersama generasi emas Argentina.
Kini, setelah 21 tahun, enam Piala Dunia, 207 pertandingan dan 125 gol, Messi memilih menutup salah satu babak terpenting dalam kariernya.
Pensiunnya Messi dari Timnas Argentina menjadi akhir sebuah era. Namun, warisan sang kapten akan tetap melekat dalam sejarah sepak bola Argentina.
Bagi publik Argentina, Messi bukan sekadar pencetak gol atau pemain terbaik. Ia adalah sosok yang akhirnya berhasil membawa Albiceleste kembali menjadi juara dunia dan mengakhiri penantian panjang setelah berbagai kegagalan di turnamen besar.
Lionel Messi pergi dari Timnas Argentina dengan kepala tegak, meninggalkan rekor, trofi, dan sejarah yang kemungkinan akan sulit terulang. (KSC)







