KALIMATAN | kliksumut.com – Tim SAR, Jumat (16/7/2021), mengatakan sedikitnya sembilan orang tewas dan puluhan lainnya hilang setelah sejumlah kapal terbalik akibat badai di Kalimantan.
Kecelakaan itu terjadi Rabu (14/7) dini hari di perairan lepas pantai Kalimantan Barat. Gelombang setinggi lima meter menggulung belasan kapal penangkap ikan dan sepasang kapal tunda.
Kepala Basarnas Pontianak Yopi Haryadi mengatakan sembilan orang dipastikan tewas dengan 46 lainnya masih hilang, sedangkan 81 orang di kapal-kapal berhasil diselamatkan.
BACA JUGA: Pemerintah Pertimbangkan Perpanjang PPKM Karena Kasus Meninggal COVID-19 Capai 1.205 Jiwa
Badai itu menyebabkan banjir di hampir 50 desa, menghancurkan rumah dan bangunan lain dengan hampir 15.000 penduduk terkena dampaknya.
“Keempat belas kapal itu sebenarnya mencoba melarikan diri dari badai tetapi terlalu kuat dan mereka terbalik,” kata Haryadi kepada AFP.
Basarnas setempat mengatakan sebuah helikopter militer dikerahkan untuk membantu pencarian korban selamat, tetapi operasi itu terhambat oleh cuaca buruk. (voaindonesia.com)








