MEDAN | kliksumut.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sumatera Utara membuat sebuah formulasi kebijakan yang akan diberlakukan di tengah pandemi Covid-19 bagi para petinju khususnya yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua.
Ketua Pertina Sumut, Romain Manalu mengatakan Pertina Sumut terus mempersiapkan para atletnya untuk bertanding di PON Papua. “Seperti diketahui ada enam petinju Sumut yang lolos ke PON Papua,” katanya di Medan, Sabtu (17/7/2021).
Dijelaskan, dalam situasi pandemi ini yang diikuti dengan pemberlakukan PPKM Darurat, maka Pertina Sumut menyikapinya dengan arif dan bijaksana. Mengacu pada UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, maka para atlet harus bisa terus berlatih tanpa melanggar aturan dan mengikuti petunjuk dari pemerintah.
BACA JUGA: 12 Kabupaten dan Kota di Sumut Masuk Covid-19 Level 3
“Adapun cara atau formulasi yang dilakukan, yakni pertama atlet harus tetap berlatih di tengah situasi pandemi Covid-19. Kedua, agar atlet tidak tertular dengan Covid-19, maka mereka harus berlatih di tempat yang sudah ditentukan, yang steril dengan lingkungan sekitar, atau dengan kata lain atlet melakukan latihan karantina,” kata alumni SMA Negeri 8 Medan ini.
Ketiga, memastikan bahwa atlet telah divaksin, dan dilaporkan bahwa seluruh atlet sudah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali yang dilakukan oleh KONI Sumut. Keempat, para atlet juga tidak diperkenankan menerima kunjungan tamu selama PPKM Darurat.
“Jadi mereka terbatas untuk bertemu dengan banyak orang. Dan bila harus melakukan interaksi, misalnya harus berbelanja maka batasan-batasannya juga sudah diperhitungkan seperti orang yang keluar tersebut harus ditentukan. Lalu, setelah keluar dari tempat sasana latihan, mereka diwajibkan untuk melakukan swab antigen,” tuturnya.








