KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Komitmen membina generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, dan berakhlak mulia terus diwujudkan oleh Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) Sumatera Utara bersama BKM Masjid Al Istiqomah Medan. Melalui program latihan jujitsu gratis yang telah berjalan selama dua tahun, puluhan anak dan remaja mendapatkan pembinaan fisik, mental, serta spiritual secara berkelanjutan.
Program pembinaan tersebut digelar di Masjid Al Istiqomah, Jalan Sei Asahan Gang Masjid No. 3, Kota Medan, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Kehadiran program ini dinilai menjadi alternatif kegiatan positif bagi generasi muda di tengah tantangan pergaulan dan perkembangan zaman.
Ketua Umum Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) Sumatera Utara, Andy P Koesno, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua BKM Masjid Al Istiqomah, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari kepedulian terhadap pembentukan karakter anak-anak dan remaja melalui olahraga bela diri yang sarat nilai kedisiplinan.
“Program ini sejalan dengan visi BKM Masjid Al Istiqomah untuk membina generasi muda yang kuat secara fisik, sehat secara mental, dan memiliki akhlak yang baik. Karena itu latihan jujitsu diberikan secara gratis agar dapat diikuti oleh seluruh anak-anak di lingkungan sekitar masjid,” ujar Andy P Koesno, Senin (15/6/2026).
Latihan Jujitsu Gratis dan Seragam Tanpa Biaya
Program latihan jujitsu dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu setelah ba’da Ashar. Seluruh peserta dapat mengikuti latihan tanpa dipungut biaya sedikit pun.
Tidak hanya mendapatkan pelatihan dari instruktur berpengalaman, para peserta juga memperoleh seragam latihan secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat dan minat olahraga bela diri.
Saat ini tercatat sebanyak 67 peserta aktif mengikuti latihan yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya.
BACA JUGA: PBJI Sumut Matangkan Persiapan Menuju PON Beladiri 2025 di Kudus, Targetkan Emas
Untuk menjaga kualitas pembinaan, para pelatih dari ISJ Sumut diterjunkan secara bergilir dalam setiap sesi latihan. Sedikitnya dua pelatih selalu mendampingi peserta bersama Ketua Umum ISJ Sumut.
Jauhkan Anak dari Pengaruh Negatif
Ketua BKM Masjid Al Istiqomah, H. Zulkasih Sitepu, mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.
Menurutnya, latihan jujitsu bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang dapat membantu anak-anak dan remaja menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta menjauhi perilaku negatif.
“Kami sangat bersyukur melihat semangat anak-anak mengikuti latihan setiap pekan. Harapan kami program ini dapat terus berjalan dan berkembang karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Masjid Al Istiqomah terus berupaya menjadi pusat pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda.
Padukan Bela Diri dengan Pendidikan Agama
Selain program latihan jujitsu, Masjid Al Istiqomah juga secara rutin menyelenggarakan kegiatan keagamaan seperti Magrib Mengaji, Tahfiz Al-Qur’an, dan pembinaan karakter Islami yang seluruhnya diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Konsep pembinaan yang memadukan olahraga dan pendidikan agama tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
BACA JUGA: Jujitsu Sumut Ditangani Pelatih Asal Brazil
Kolaborasi antara ISJ Sumut dan BKM Masjid Al Istiqomah menjadi contoh nyata sinergi antara organisasi olahraga dan lembaga keagamaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.
Dengan dukungan masyarakat yang terus meningkat, program ini diharapkan dapat berkembang lebih luas dan menjadi inspirasi bagi masjid maupun komunitas lainnya untuk menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. (KSC)








