Perry Iskandar Sambut Positif Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna, Dinilai Jadi Ajang Asah Strategi dan Jauhkan Pelajar dari Narkoba

Perry Iskandar Sambut Positif Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna, Dinilai Jadi Ajang Asah Strategi dan Jauhkan Pelajar dari Narkoba
Pemerhati olahraga catur Sumatera Utara, Perry Iskandar

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pemerhati olahraga catur Sumatera Utara, Perry Iskandar, menyambut positif pelaksanaan Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna Piala Ketua Umum PWI Sumut yang akan digelar pada 4-5 September 2026 di STOK Binaguna Medan.

Menurut Perry, kejuaraan yang digagas Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumut bersama STOK Binaguna tersebut merupakan langkah positif untuk semakin memasyarakatkan olahraga catur, khususnya di kalangan pelajar.

“Kok bisa SIWO PWI buat kejuaraan catur? Ini kan luar biasa. Kalau tujuannya memasyarakatkan catur, ini sangat positif, apalagi untuk anak-anak pelajar. Saya sendiri bermain catur dan banyak manfaat yang didapat setelah bermain catur,” ujar Perry, Sabtu (15/8/2026).

Mantan Sekretaris Umum Percasi Sumut itu menilai, catur bukan sekadar permainan untuk mengisi waktu luang. Lebih dari itu, catur mampu melatih kemampuan berpikir, menyusun strategi, merencanakan langkah hingga mengambil keputusan.

Setiap langkah dalam permainan catur, kata Perry, memiliki konsekuensi. Karena itu, seorang pemain harus mempertimbangkan setiap langkah secara matang sebelum menggerakkan bidak.

Bacaan Lainnya

Kita bermain tidak bisa mengulang. Salah jalan bisa kalah. Sebelum melangkah harus dipikirkan jalan yang benar. Setelah salah, konsekuensinya harus diterima,” katanya.

Perry menilai filosofi permainan catur sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi para pelajar. Menurutnya, kemampuan mengambil keputusan secara matang sangat dibutuhkan ketika seorang anak menentukan masa depan pendidikannya.

Ia mencontohkan ketika seorang siswa hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pilihan jurusan harus dipertimbangkan dengan matang karena keputusan tersebut akan menentukan langkah berikutnya.

“Misalnya mau kuliah, harus punya kemampuan memilih mau mengambil jurusan apa. Kalau salah memilih jurusan, tentu ada konsekuensinya. Jadi kita harus selalu memperhatikan dan merencanakan sampai sedetail mungkin,” ujarnya.

Selain kemampuan menyusun strategi, catur juga melatih konsentrasi dan kemampuan membaca pola pikir lawan. Kemampuan tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi anak, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun saat memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA: Kejuaraan Catur SIWO PWI–STOK Binaguna 2026 Makin Matang, Panitia Kebut Persiapan dan Pendaftaran Masih Dibuka

“Seorang anak bisa duduk diam, berpikir, selama berjam-jam itu kan di catur. Itu bagus. Kita lihat di Singapura. Orang tua mengantar anaknya main catur, habiskan uang hingga jutaan agar anaknya main catur, biar bisa berpikir lama,” kata Perry.

Perry berharap kejuaraan catur seperti yang digelar SIWO PWI Sumut dan STOK Binaguna tidak berhenti pada satu event saja. Ia mendorong agar kompetisi catur pelajar digelar secara rutin dan berjenjang.

Menurutnya, kompetisi dapat dibuat setiap tiga bulan dan kemudian diakhiri dengan grand final. Dengan pola tersebut, para pelajar memiliki agenda kompetisi yang berkelanjutan sekaligus kesempatan mengembangkan kemampuan mereka.

Perry juga melihat olahraga catur sebagai salah satu kegiatan positif untuk menghindarkan generasi muda dari narkoba dan aktivitas yang kurang bermanfaat.

Daripada main game terus, lebih bagus main catur. Di catur ada imajinasi, berpikir, merencanakan dan menyusun strategi,” ujarnya.

Ia menambahkan, hadiah dalam sebuah kejuaraan catur tidak harus selalu bernilai besar. Medali, piagam penghargaan maupun papan catur dinilai sudah cukup memberikan kebanggaan sekaligus motivasi bagi peserta.

Perry optimistis kegiatan catur untuk pelajar akan mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk para pegiat olahraga dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di daerah.

Selain kategori pelajar, Perry juga memberikan perhatian terhadap kategori antarwartawan dalam Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna.

Kategori tersebut dinilai strategis karena menjadi bagian dari proses seleksi atlet catur yang nantinya dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

Begitu juga pada kategori antarwartawan yang memang jadi seleksi atlet menuju Porwanas 2027. Saya berharap akan terpilih yang terbaik untuk mewakili PWI Sumut nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna, Pujianto, mengatakan pendaftaran peserta masih dibuka.

Pertandingan akan menggunakan sistem Swiss catur standar dengan pertandingan dipandu wasit dari Percasi Medan.

BACA JUGA: Pendaftaran Turnamen Catur SIWO PWI–STOK Binaguna Piala Ketua PWI Sumut 2026 Resmi Dibuka, Kuota Terbatas untuk Pelajar dan Wartawan

Panitia menyediakan kuota untuk 100 peserta pelajar dan 30 peserta wartawan.

Untuk kategori pelajar, biaya pendaftaran sebesar Rp30.000 dengan melampirkan Kartu Pelajar atau data rapor.

Sedangkan peserta kategori wartawan diwajibkan melampirkan Kartu PWI dan kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0812 6330 4065.

Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Binaguna Piala Ketua Umum PWI Sumut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum untuk kembali menghidupkan budaya berpikir strategis, sportivitas dan pembinaan atlet catur sejak usia pelajar di Sumatera Utara. (KSC)

Pos terkait