Sekolah Rakyat Jambi Capai 70 Persen, Gus Ipul Optimistis Rampung Akhir Juni 2026

Sekolah Rakyat Jambi Capai 70 Persen, Gus Ipul Optimistis Rampung Akhir Juni 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal setelah meninjau langsung lokasi proyek bersama Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana.

KLIKSUMUT.COM | JAMBI – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi, sebagai bagian dari program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan telah mencapai lebih dari 70 persen dan ditargetkan rampung pada akhir bulan ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal setelah meninjau langsung lokasi proyek bersama Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana.

Bacaan Lainnya

“Dengan dukungan Gubernur, Wali Kota, Kementerian PU, dan jajaran lainnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi berjalan sesuai rencana. Kita optimistis target akhir Juni bisa tercapai,” ujar Gus Ipul, Minggu (7/6/2026).

Sekolah Rakyat permanen di Kota Jambi dibangun di atas lahan seluas 5,56 hektare dengan konsep kawasan pendidikan terpadu berbasis asrama. Proyek yang dimulai sejak 4 Desember 2025 ini ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026.

Berdasarkan laporan terbaru, progres pembangunan telah mencapai 70,33 persen. Pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan dengan pengawasan ketat dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan kualitas bangunan tetap terjaga.

“Seluruh tahapan pekerjaan terus dikawal agar selesai tepat waktu, karena ini berkaitan langsung dengan kesiapan penerimaan siswa dan dimulainya proses pembelajaran,” tegas Gus Ipul.

Kompleks Sekolah Rakyat Jambi dirancang untuk melayani pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terpadu. Berbagai fasilitas modern disiapkan guna mendukung proses belajar mengajar sekaligus pembentukan karakter siswa.

Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, asrama siswa dan guru, ruang guru, fasilitas olahraga, hingga sarana kegiatan ekstrakurikuler. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Konsep sekolah berasrama ini diharapkan mampu memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta kelompok rentan.

BACA JUGA: 45 Persen Penerima PKH Diduga Tak Tepat Sasaran, Gus Ipul: DTSEN Jadi Kunci Bansos Lebih Akurat

Seiring dengan progres pembangunan fisik, pemerintah juga telah memulai proses penerimaan peserta didik baru. Pada tahap awal operasional tahun 2026, Sekolah Rakyat Kota Jambi akan menerima sekitar 300 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 100 siswa tingkat SD, 100 siswa SMP, dan 100 siswa SMA. Dalam tiga tahun mendatang, kapasitas sekolah ditargetkan meningkat hingga mencapai sekitar 1.000 siswa.

“Proses penerimaan sudah berjalan. Insya Allah pembelajaran akan dimulai di gedung ini setelah pembangunan selesai,” kata Gus Ipul.

Pemerintah juga tengah melakukan percepatan rekrutmen tenaga pendidik dan tenaga pendukung guna memastikan operasional sekolah berjalan optimal saat tahun ajaran baru dimulai.

Secara nasional, ribuan guru, wali asuh, serta wali asrama sedang direkrut untuk mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan berkualitas yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan peserta didik.

Dalam menentukan calon peserta didik, pemerintah menerapkan sistem pendataan berjenjang mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga pemerintah daerah. Seluruh data kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Pendekatan ini dilakukan agar program benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan bantuan pendidikan.

“Data yang kita gunakan harus benar-benar akurat, sehingga program ini tepat sasaran dan benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan,” jelas Gus Ipul.

BACA JUGA: Gus Ipul Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sampang

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan nasional dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat permanen di Kota Jambi, pemerintah berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkelanjutan.

Keberadaan sekolah ini juga diharapkan menjadi model pendidikan inklusif yang mampu mempercepat pemerataan pendidikan sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan sumber daya manusia unggul sejak dini.  (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait