MEDAN | kliksumut.com – Sekolah Menengah Atas (SMS) Swasta Santo Thomas 1 Medan yang bernaung dibawah Yayasan Perguruan Katolik Don Bosko KAM di Jalan S Parman Medan terus berbenah sesuai dengan perkembangan jaman. Sekolah ini juga terbuka untuk perubahan-berubahan sesuai dengan tuntutan jaman apalagi dalam dunia pendidikan.
Seperti disampaikan Kepala Sekolah SMA Swasta Santo Thomas 1 Medan, Drs. Cawir Tarigan, di masa pandemi Covid-19 ini, ada banyak hal yang akhirnya berubah dan harus disesuaikan serta mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah, terutama memasuki tahun ajaran baru dan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.
“Untuk pelaksanaan program pembelajaran tatap muka, kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya dalam mendukung program pemerintah menerapkan protokol kesehatan. Fasilitas pendukungnya seperti penyediaan tempat untuk mencuci tangan, sabun cuci tangan, pengering, thermo gun dan pelaksanaan kegiatan sanitasi yang konsisten sudah kita persiapkan dan laksanakan agar sekolah juga ikut berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini,” kata Drs. Cawir Tarigan, Jumat, (29/1/2021).
Baca juga: Gubernur Sumut: Ingatkan Mahasiswa untuk Tidak Berhenti Menuntut Ilmu
Sekolah Santo Thomas 1 Medan yang berdiri pada 16 Oktober 1955 ini, kata Cawir Tarigan sudah banyak menghasilkan lulusan dan diterima di perguruan tinggi negeri di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Kita selalu mengutamakan dan menekankan bahwa pendidikan karakter bisa membawa peserta didik menjadi generasi yang kreatif dan optimis untuk bersaing, dan akan menjadi pemenang untuk masa depan yang akan datang,” kata Cawir Tarigan.
Mantan Kepala Sekola Santo Yoseph Pemuda ini menyampaikan, memasuki tahun ajaran baru dan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19 ini, Santo Thomas 1 Medan terus berbenah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung program pembelajaran.








