Distribusi Program MBG Ditarget Rampung Februari 2026, BGN Fokus Atasi Kendala Verifikasi

Distribusi Program MBG Ditarget Rampung Februari 2026, BGN Fokus Atasi Kendala Verifikasi
TARGET DISTRIBUSI PROGRAM MBG: BGN memproyeksikan penyaluran program MBG kepada 82,9 juta penerima akan rampung paling lambat Februari 2026, mundur dari target semula yang ditetapkan pada Desember 2025. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memproyeksikan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 82,9 juta penerima akan rampung paling lambat Februari 2026, mundur dari target semula yang ditetapkan pada Desember 2025.

Kepala BGN, Dadan Hindayana menyatakan, pihaknya tetap optimistis bisa mengejar target akhir tahun, namun sejumlah gangguan teknis dan proses verifikasi menyebabkan potensi keterlambatan distribusi.

“Kami usahakan selambat-lambatnya Februari. Tapi kami yakin masih bisa kejar (akhir tahun), tergantung intensitas gangguan yang terjadi,” ujar Dadan seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/10/2025).

BACA JUGA: Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Berhasil 99,99% Meski Ada Kasus Keracunan

Gangguan Sistem Hambat Verifikasi dan Distribusi
Dadan menjelaskan bahwa distribusi MBG menghadapi beberapa kendala teknis, terutama dalam hal sistem verifikasi penerima manfaat. Ia menyebutkan adanya gangguan, bahkan hingga ke jalur udara, yang menghambat kelancaran distribusi dan pendataan.

Bacaan Lainnya

“Sekarang tidak hanya di darat, di udara pun kami sudah mulai diganggu. Ketika sistem kami diganggu, otomatis untuk verifikasi pun terganggu,” ungkapnya.

BACA JUGA: BGN Siapkan Sistem Pelaporan Kasus Keracunan MBG, Akan Transparan Seperti Data Covid-19

Komitmen Presiden Prabowo Percepat Penyaluran MBG
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi program MBG sebagai salah satu agenda prioritas pemerintah. Ia menargetkan seluruh anak usia sekolah di Indonesia sudah mendapatkan manfaat program ini pada akhir 2025.

Dalam tahap awal, distribusi MBG dimulai untuk 3 juta anak pada Januari–April 2025, meningkat menjadi 6 juta anak hingga Agustus, lalu mencapai 15 juta anak pada September 2025.

“Akhir 2025, target kita adalah semua anak-anak Indonesia bisa dapat makan bergizi,” kata Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (22/1/2025).

BACA JUGA: Presiden Prabowo: Program MBG Sukses Dongkrak Ekonomi Desa dan Prestasi Anak Sekolah

Sasaran 82,9 Juta Penerima hingga 2029
Program MBG menargetkan 82,9 juta penerima hingga tahun 2029, mencakup ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun sekolah keagamaan. Program ini resmi dimulai pada 6 Januari 2025 dan terus diperluas cakupannya.

Presiden juga telah menginstruksikan seluruh jajaran kementerian dan pemerintah daerah untuk bersinergi mendukung pelaksanaan program strategis ini.

“Kita akan bersinergi dengan pemerintah daerah, gubernur, bupati, walikota dan seluruh perangkat daerah. Ini adalah masalah strategis,” tegas Prabowo. (KSC)

Pos terkait