KLIKSUMUT.COM | MEDAN — Warga di Jalan Pulau Mega, Lingkungan 2, kawasan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, mengaku resah dengan dugaan aksi pencurian yang berulang terjadi di lingkungan mereka.
Sejumlah aksi dugaan pencurian bahkan disebut sempat terekam kamera CCTV milik warga. Kondisi tersebut membuat masyarakat meminta perhatian serius aparat kepolisian agar keamanan lingkungan dapat terjaga dan warga tidak mengambil tindakan sendiri.
Salah seorang warga, Yani, mengaku kecewa setelah seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan sempat diamankan warga kemudian diserahkan ke Polsek Medan Belawan, namun akhirnya dilepaskan.
BACA JUGA: Tidur di Musholla, Tas Berisi Rp2,3 Juta dan HP Raib: Polisi Ringkus Pelaku Curat di Belawan
Menurut Yani, warga sebelumnya telah menangkap terduga pelaku J berinisal Jigong karena masyarakat merasa resah dengan kejadian pencurian yang disebut berulang di kawasan tersebut.
“Kami tidak terima bahwa polisi melepaskan pelaku yang ditangkap massa, sebab pelaku ini sudah meresahkan warga,” jelas Yani.
Yani mengatakan persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai nilai kerugian yang dialami korban. Menurut dia, keresahan warga muncul karena dugaan pencurian disebut terjadi berulang dan melibatkan lingkungan sekitar.
Bahkan, kata Yani, peristiwa serupa juga pernah dialami di rumah Kepling Lingkungan 2, Ramlan. Pengaduan terkait kejadian tersebut disebut sempat hendak disampaikan kepada pihak kepolisian.
Namun, menurut Yani, laporan tersebut belum diproses karena nilai kerugian yang dialami dinilai kecil.
“Bukan soal kerugiannya, yang kami kecewa karena pelaku bahkan keluarga pelaku ini adalah semuanya diduga melakukan perbuatan maling di rumah tetangganya,” ungkap Yani.
Kondisi tersebut membuat warga berharap polisi dapat memberikan perhatian lebih terhadap keamanan di kawasan Belawan Bahari.
Yani menilai tindakan tegas dan terukur dari aparat kepolisian diperlukan untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik antarwarga.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak melakukan aksi main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana.
“Kami berharap polisi harus bijak dan peduli dengan apa yang dialami warga di lingkungan kami. Jangan sampai sebelum warga main hakim sendiri, terjadi aksi-aksi yang tidak pantas terhadap orang yang diduga sebagai pelaku,” ujarnya. (KSC)








