KLIKSUMUT.COM | ASAHAN ~ Warga Lingkungan IV, Kelurahan Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan berusia sekitar tujuh bulan yang diduga sengaja ditinggalkan di pinggir jalan, Rabu (18/3/2026) malam.
Penemuan tersebut membuat warga sekitar panik dan bergegas mengamankan bayi yang ditemukan dalam kondisi menangis di lokasi kejadian.
Ditemukan Saat Menuju Masjid untuk Salat Tarawih
Peristiwa ini bermula ketika Soni (45), warga setempat, sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat tarawih sekitar pukul 19.00 WIB. Di tengah perjalanan, ia mendengar tangisan bayi dari arah jalan yang sepi dan gelap. Soni kemudian mendekati sumber suara dan menemukan seorang bayi perempuan merangkak tanpa pengawasan di pinggir jalan.
BACA JUGA: Polda Sumut Ringkus 8 Tersangka Kasus Perdagangan Bayi dari Rumah Kos di Medan
Pada pergelangan tangan bayi tersebut, warga menemukan gelang bertuliskan “Aisah” yang diduga merupakan nama bayi tersebut.
warga bergerak cepat amankan bayi
Soni kemudian memanggil warga sekitar setelah memastikan keberadaan bayi tersebut. Warga langsung bergerak cepat mengamankan bayi dari lokasi kejadian dan membawanya ke rumah warga terdekat, Suriani dan Poniman, untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Warga juga segera melaporkan kejadian itu kepada kepala lingkungan dan pihak berwajib. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Pulau Raja langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
BACA JUGA: Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi, Libatkan Bidan hingga Media Sosial
Forkopimcam Turun Tangan, Bayi Dibawa ke Puskesmas
Camat Aek Kuasan Syaiful Anwar bersama Kapolsek Pulau Raja AKP Defta Sitepu dan Kepala Puskesmas Aek Loba Ramad Sinaga mendatangi rumah Suriani, tempat bayi tersebut dirawat sementara oleh warga, Kamis (19/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Camat Aek Kuasan Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah sigap merawat bayi sejak pertama kali ditemukan.
“Atas nama Forkopimcam kami mohon izin untuk mengambil alih merawat dan mengamankan bayi ini sampai orang tuanya diketemukan, bila belum juga diketemukan orang tuanya kami akan menyerahkan kepada Dinas terkait”, ujar Camat.
Selanjutnya, Forkopimcam membawa bayi tersebut ke Puskesmas Aek Loba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan stabil sejak ditemukan.
Syaiful Anwar menegaskan bahwa kondisi bayi tetap baik sejak awal ditemukan oleh warga.
“Kondisi bayi sejak ditemukan hingga sekarang ini dalam kondisi sehat, pertama kali ditemukan oleh bapak Soni, dan yang merawat sejak tadi malam ibu Suriani atau bapak Poniman. Bayi ini kami ambil alih untuk diserahkan ke Dinas terkait,” ujar Syaiful. (KSC)








