Presiden Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat: Pendidikan Berkualitas untuk Rakyat Kurang Mampu

Presiden Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat: Pendidikan Berkualitas untuk Rakyat Kurang Mampu
TINJAU SEKOLAH RAKYAT: Presiden Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). (FOTO: Youtube/Sekretariat Presiden)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas melalui program Sekolah Rakyat. Dalam kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Prabowo mengumumkan target akan membangun 500 Sekolah Rakyat secara bertahap, dengan penambahan 100 unit setiap tahun.

Saat ini, sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi, dan 65 unit tambahan akan dibuka pada September 2025, menjangkau lebih dari 15.000 siswa di berbagai wilayah.

“Tahun depan 100, lalu tiap tahun tambah 100 lagi,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan resmi yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (11/9/2025).

BACA JUGA: Gus Ipul Lapor Presiden: Program Sekolah Rakyat Siap Diluncurkan secara Nasional

Prioritas untuk Daerah Tertinggal dan Masyarakat Kurang Mampu
Dalam keterangannya, Prabowo menekankan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat difokuskan pada wilayah dengan kondisi ekonomi paling tertinggal, terutama masyarakat di desil 1 dan 2, yaitu kelompok dengan pendapatan terendah di Indonesia.


Bacaan Lainnya

Desil 1 adalah 10 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah secara nasional, sedangkan Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok 11-20 persen terendah secara nasional.

Tahap berikutnya, sasaran program akan diperluas ke desil 3 hingga desil 5, mencakup masyarakat ekonomi menengah bawah.

“Semua anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan dengan fasilitas yang bagus,” kata Prabowo.

BACA JUGA: Guru Besar UNM Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

Fasilitas Sekolah Rakyat Setara Sekolah Swasta Unggulan
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo mengapresiasi fasilitas di SRMA 10 Jakarta Selatan yang telah memenuhi standar tinggi, termasuk memiliki fasilitas asrama siswa dengan kamar mandi pribadi untuk setiap tiga murid, yang jauh lebih baik dibandingkan fasilitas di masa lalunya saat menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

“Saya dulu di Akmil, kami 60 orang, kamar mandi yang los. Pakai gayung,” ungkap Prabowo sambil tersenyum mengenang masa lalu.

BACA JUGA: Sekolah Rakyat: Terobosan Pemerintah Atasi Kemiskinan Struktural, Didorong Langsung Presiden Prabowo

Dukungan dari Tokoh dan Pejabat Pemerintahan
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Mantan Mendikbud 2009–2014 Mohammad Nuh, Sekretaris Kabinet, Letkol TNI Teddy Indra Wijaya dan sejumlah pejabat dan tokoh nasional lainnya. (KSC)

Pos terkait