KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi perhatian masyarakat pada Minggu, 13 September 2026. Bagi masyarakat yang membutuhkan dolar untuk perjalanan, transaksi bisnis, impor maupun investasi, pergerakan kurs menjadi salah satu informasi penting yang perlu dipantau.
Berdasarkan data terbaru Bank Indonesia (BI), nilai Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Jumat, 11 September 2026 berada di level Rp17.611 per dolar AS. Angka tersebut menjadi salah satu acuan resmi terbaru sebelum pasar kembali aktif pada hari perdagangan berikutnya.
Sementara itu, data pasar menunjukkan nilai USD/IDR berada di kisaran Rp17.607 per dolar AS pada 11 September 2026. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa rupiah masih berada di sekitar level Rp17.600-an terhadap dolar AS.
BACA JUGA: Dolar Hari Ini 12 September 2026: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.600 per Dolar AS
Kurs Dolar Hari Ini
Dengan mengacu pada data JISDOR terbaru BI, berikut gambaran kurs dolar AS terhadap rupiah:
- 1 dolar AS: sekitar Rp17.611
- 5 dolar AS: sekitar Rp88.055
- 10 dolar AS: sekitar Rp176.110
- 50 dolar AS: sekitar Rp880.550
- 100 dolar AS: sekitar Rp1.761.100
- 1.000 dolar AS: sekitar Rp17.611.000
Nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kurs JISDOR dan bukan berarti harga jual atau beli yang berlaku di setiap bank maupun money changer.
Rupiah Masih Berada di Kisaran Rp17.600-an
Pergerakan rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir masih menjadi perhatian pelaku pasar. Pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, rupiah ditutup melemah 36 poin atau sekitar 0,21 persen ke level Rp17.547 per dolar AS.
Adapun JISDOR BI pada 11 September 2026 tercatat Rp17.611 per dolar AS. Bank Indonesia menyediakan JISDOR sebagai salah satu referensi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Berapa Harga 1 Dolar ke Rupiah Hari Ini?
Jika menggunakan acuan JISDOR terbaru, 1 dolar AS setara sekitar Rp17.611.
Namun, masyarakat perlu memahami bahwa kurs yang ditemui di bank, money changer, kartu pembayaran, maupun layanan remitansi bisa berbeda. Hal itu disebabkan adanya perbedaan kurs beli, kurs jual, biaya layanan, dan margin masing-masing penyedia jasa.
Apa yang Memengaruhi Pergerakan Dolar dan Rupiah?
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, kebijakan moneter Amerika Serikat, arus modal asing, kondisi pasar keuangan hingga kebijakan Bank Indonesia.
BI pada 19 Agustus 2026 mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen, dengan Deposit Facility 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen.
BACA JUGA: Dolar Hari Ini 10 September 2026: Rupiah Menguat, USD/IDR Bergerak di Kisaran Rp17.500
Karena 13 September 2026 merupakan hari Minggu, angka kurs pasar dapat tidak banyak berubah dibanding penutupan Jumat. Pelaku pasar akan kembali mencermati pergerakan rupiah ketika perdagangan dibuka pada hari kerja berikutnya.
Catatan: Kurs dolar dapat berubah sewaktu-waktu. Angka dalam artikel ini menggunakan data JISDOR dan data pasar terbaru yang tersedia hingga 11 September 2026, sehingga kurs transaksi di bank atau money changer dapat berbeda. (KSC)







