KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melantik anggota Komite Reformasi Kepolisian pada pekan depan. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri peringatan HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
“Minggu depan. Akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden,” ujar Prasetyo kepada wartawan.
Meski belum merinci jumlah dan nama-nama tokoh yang akan dilantik, Prasetyo memberi isyarat bahwa proses seleksi anggota komite hampir rampung. Ketika ditanya soal kandidat, ia menanggapi dengan gurauan.
“Lho, kok sudah tahu? Sudah dapat bocoran ya?”
BACA JUGA: Kapolri Pastikan Tim Transformasi Polri Selaras dengan Komite Reformasi Bentukan Presiden Prabowo
Mahfud MD Siap Dukung Reformasi Polri
Salah satu tokoh yang disebut-sebut akan bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian adalah Mahfud MD, mantan Menko Polhukam periode 2019–2024.
Prasetyo sebelumnya mengonfirmasi bahwa pihak Istana telah menghubungi sejumlah tokoh, termasuk Mahfud, untuk diminta kesediaannya.
“Sekarang sedang proses kami meminta kesediaan para tokoh-tokoh untuk berkenan bergabung di komite tersebut. Termasuk salah satunya (Mahfud MD),” jelas Prasetyo di Istana Merdeka, Jumat (19/9/2025).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Tim Reformasi Kepolisian
Mahfud MD sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung agenda reformasi Polri yang diinisiasi Presiden Prabowo.
Dalam sebuah siniar di kanal YouTube pribadinya, Mahfud mengungkapkan bahwa ia sudah menyampaikan konfirmasi kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Selasa (16/9/2025).
“Saya menyetujui seluruh rencana Pak Prabowo untuk reformasi dan saya bisa ikut membantu dalam tim reformasi Polri,” ujar Mahfud.
BACA JUGA: Mahfud MD Resmi Gabung Tim Reformasi Polri: “Saya Kritis, Tapi Bukan Nihilis”
Langkah Strategis Reformasi Polri
Pembentukan Komite Reformasi Kepolisian ini merupakan bagian dari janji Presiden Prabowo untuk melakukan transformasi besar-besaran di institusi kepolisian. Komite ini nantinya diharapkan menjadi motor perubahan dalam memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme Polri di mata publik.
Rencana pelantikan yang akan digelar pekan depan menandai langkah awal serius pemerintah baru dalam mengimplementasikan agenda reformasi sektor keamanan dan hukum. (KSC)








