KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 akan lebih ramah bagi para pemudik. Tujuh pura strategis di jalur utama mudik akan dibuka 24 jam sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman selama arus mudik dan balik.
Direktur Jenderal Bimas Hindu, I Nengah Duija, menegaskan langkah ini mengikuti arahan Nasaruddin Umar agar rumah ibadah lintas agama dapat dimanfaatkan sebagai ruang singgah bagi masyarakat.
“Rumah ibadah tidak hanya berfungsi untuk ibadah, tetapi juga bisa menjadi tempat pemudik melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Duija di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Selain menyediakan fasilitas istirahat, pengelola pura juga diminta meningkatkan keamanan selama periode mudik. Pemudik yang beristirahat di pura dipastikan dapat menjaga barang bawaan dengan aman.
“Jangan sampai pemudik mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Pengelolaan keamanan dan pelayanan harus diperhatikan dengan baik,” tambah Duija.
Langkah ini juga menunjukkan praktik moderasi beragama di Indonesia, di mana rumah ibadah berperan dalam mendukung kebersamaan masyarakat, termasuk saat mudik Lebaran.
BACA JUGA: Kapolri Umumkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2026
Berikut daftar tujuh pura yang siap menjadi tempat singgah pemudik: Jawa Barat: Pura Agung Tirta Bhuana, Bekasi – Titik awal strategis jalur Pantura dan Kalimalang. Jawa Timur: Pura Jala Siddhi Amertha, Sidoarjo – Akses penting jalur timur Pulau Jawa. Bali: Pura Goa Lawah, Klungkung, Pura Majapahit, Jembrana, Pura Agung Jagatnatha, Buleleng, Pura Ponjok Batu, Buleleng dan Pura Pulaki, Buleleng
Menurut Duija, lokasi pura ini dipilih karena berada di jalur yang sering dilalui masyarakat untuk perjalanan antarkota maupun antarpulau. Dengan fasilitas ini, diharapkan perjalanan mudik tetap nyaman, aman, dan lancar hingga sampai ke kampung halaman. (KSC)
TIM REDAKSI





