
LABUHANBATU | kliksumut.com – Kejahatan karena ada kesempatan bahkan mempunyai peluang besar meningkatkan tidak kejahatan dilingkungan masyarakat sekitarnya.
Seperti halnya, pada penelantaran prasarana eks terminal Padang Bulan Jalan H Adam Malik/By Pass, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu.
Seorang warga sekitaran eks terminal Muhammad Khoirul Ritonga kepada wartawan, Selasa (7/7) menuturkan, ada hal yang dapat dilihat dari adanya bangunan-bangunan megah namun tidak terawat, dan dimanfaatkannya sebagai tempat yang nyaman berkumpul untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan.
Baca juga : Pemkab Labuhanbatu Dinilai Korupsi Kalau Tak Transparan Tiga Prioritas Pandemi Covid-19
“Seperti, bertentangan dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat, baik itu norma hukum, norma agama dan norma kesusilaan oleh orang-orang yang datang dari luar lingkungan sekitar,” jelas Khoirul yang resah.
Khoirul selaku Dosen Prodi PPKn FKIP Universitas Labuhanbatu menambahkan, dampak langsung dari perbuatan-perbuatan itu adalah masyarakat yang terdekat dengan lingkungan terminal yang terlantar tersebut. Karena, dapat menimbulkan keresahan dan ketidak nyamanan, apalagi dilingkungan sekitar bangunan terminal tersebut.
Bahkan anak-anak banyak yang tergolong usia masih dibawah usia remaja, yang rentan mudah terpengaruh dengan situasi yang tidak baik dan sering terlihat dilokasi bangunan terminal yang terlantar itu.
Untuk itu, kata Khoirul, diharapkan kepada semua pihak terkait agar secepatnya melakukan pengawasan dan pemanfaatan lokasi dan bangunan terminal yang terlantar tersebut, agar tidak meresahkan warga yang tinggal disekitaran lingkungan sekitar dan juga tidak dihantui rasa takut terpengaruh terhadap pergaulan anak-anak masyarakat sekitar eks terminal Rantauprapat.
“Dengan memanfaatkan fasilitas dan bangunan-bangunan itu, untuk yang baik berarti menyelamatkan generasi kita dari perilaku kejahatan,” ujar Khoirul yang juga Ketua Perwiritan Perumahan Cendana Asri itu.
Sementara itu juga warga lainnya, Juni Anto Sitohang yang kerap disapa Opung mengungkapkan, saya pribadi selaku warga yang berdekatan dengan eks terminal itu merasa sangat terganggu dengan keberadaan anak-anak remaja yang kerap mangkal dilokasi eks terminal, mereka juga sering aksi balap-balap sepeda motor yang dianggap mengganggu masyarakat sekitar.
Baca juga : Nurdin Siregar Berstatus ASN Langgar UU, Terlibat Pilkada Labusel 2020
“Apalagi, kami lihat banyak anak-anak remaja yang mengisap atau menggunakan lem maupun narkoba serta banyak juga kenakalan lainnya di lokasi itu,” ucap Opung Sitohang.
“Saya selaku warga di Perumahan Cendana Asri merasa takut akan anak-anak kami terpengaruh. Kami harapkan kepada pihak yang terkait, untuk dapat menertibkan serta untuk tanggap dalam memikirkan lokasi eks terminal untuk digunakan sebagai tempat yang positif dan bermanfaat,” harapnya. (Mhr)








