Pedagang Kuliner Diberi Resep Manjakan Wisatawan di Wisata Sawah Paloh Naga

Pedagang Kuliner Diberi Resep Manjakan Wisatawan di Wisata Sawah Paloh Naga
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tergabung dalam tim program kemitraan masyarakat atau PKM UMSU melakukan kegiatan kemitraan atau pengabdian kepada masyarakat di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Sedang, Sumatera Utara

DELI SERDANG | kliksumut.com Tiga dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tergabung dalam tim program kemitraan masyarakat atau PKM UMSU melakukan kegiatan kemitraan atau pengabdian kepada masyarakat di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Sedang, Sumatera Utara tanggal hari Selasa 22 juni 2021 lalu.

Dr Faustyna, M.I.kom dan Dr. Rudianto, M.Si serta Dr. Puji Santoso, M.SP melakukan program kemitraan masyarakat terhadap para pedagang kuliner destinasi wisata sawah “Kampoeng Lama” atau pasar tradisional Paloh Naga di Desa Denai Lama.

 

Kegiatan pelaksanaan program kemitraan masyarakat antara tim PKM UMSU dan para pedagang kuliner pasar tradisional Paloh Naga ini dipusatkan di Balai Desa Kantor Kepala Kesa Denai Lama dan dihadiri oleh Parnu, Kepala Desa Denai Lama.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Akademisi UMSU Angkat Bicara Soal Pernyataan IPW

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga Desa Denai Lama yang saat ini mulai menjadi pedagang kuliner di kawasan wisata Paloh Naga. Mereka perlu juga pencerahan dari kalangan pakar di perguruan tinggi agar mereka memahami bagaimana menghadapi para wisatawan lokal yang sedang berbelanja menikmati kuliner di Paloh Naga,” kata Parnu, Kades Denai Lama saat membuka PKM UMSU di Balai Desa Denai Lama Selasa (22/6/2021).

Pedagang Kuliner Diberi Resep Manjakan Wisatawan di Wisata Sawah Paloh Naga
Dr Faustyna, M.I.kom dan Dr. Rudianto, M.Si serta Dr. Puji Santoso, M.SP melakukan program kemitraan masyarakat terhadap para pedagang kuliner destinasi wisata sawah “Kampoeng Lama”


Para pedagang kuliner di destinasi wisata Paloh Naga ini dengan serius dan antusias mendengarkan pemaparan Dr. Faustyna. Dosen ilmu komunikasi FISIP UMSU ini banyak menyampaikan ‘resep’ atau kiat-kiat bagaimana para pedagang tradisional ini memahami konsep komunikasi krisis dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap para wisatawan lokal di destinasi wisata Paloh Naga Denai Lama.

Wisatawan itu, menurut Faustyna, adalah orang yang sedang menikmati daerah wisata dengan menghabiskan uang mereka untuk menikmati kenyamanan dan kelezatan aneka kuliner yang disuguhkan pedagang kuliner di lokasi wisata kepada para wisatawan.

Dr. Faustyna mendorong para pedagang kuliner untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap para wisatawan yang berkunjung di destinasi wisata Paloh Naga Denai Lama.

Baca juga: Milad 49 FISIP UMSU: Mereka Juga Bagian Dari Kami

“Misalnya menyediakan aneka makanan dan minuman yang enak, tempat wisata yang dibuat senyaman mungkin, sehingga pelayanan yang diberikan ramah dan menyenangkan. Hal ini kita lakukan agar jangan sampai para wisatawan merasa tidak nyaman dan mengeluh soal makanan dan minuman yang ada di destinasi wisata Paloh Naga ini,” ujar doktor ilmu komunikasi alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung ini.

 

Sejumlah ibu-ibu pedagang kuliner tradisional di desa wisata Paloh Naga ini mengakui selama menjadi pedagang tradisional di kawasan wisatawan sawah itu ada sejumlah keluhan-keluhan dari wisatawan lokal terhadap aneka makanan yang dijual di lokasi wisata Paloh Naga tersebut.

“Terima kasih kami ucapkan kepada tim PKM UMSU ini sudah memberikan pelajaran yang berharga kepada kami para pedagang kuliner ini. Semoga ini dapat memperbaiki pelayanan kami terhadap para wisatawan di Paloh Naga sehingga nantinya para wisatawan berasa betah dan nyaman,” kata Tumi, salah satu pedagang kuliner.

Di akhir program acara ini sejumlah pedagang berkesempatan memperkenalkan diri sekaligus mempromosikan dagangan makanan tradisionalnya di acara ini. (red/Pj)

 

Pos terkait