KLIKSUMUT.COM | BLITAR – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Candi Penataran, situs cagar budaya yang menjadi salah satu kompleks candi terbesar dan paling bersejarah di Jawa Timur. Terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, candi ini merupakan peninggalan penting dari masa Kerajaan Kediri hingga Kerajaan Majapahit, mencerminkan kekayaan peradaban Nusantara di masa lampau.
Dalam kunjungannya, Fadli Zon menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan RI dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia. Ia menyebut Candi Panataran bukan hanya sebagai monumen sejarah, tetapi juga sebagai sumber inspirasi, pendidikan karakter, serta identitas bangsa.
“Candi Penataran adalah candi terbesar di wilayah Jawa Timur. Candi ini sangat penting karena memuat banyak relief yang mencerminkan sejarah dan budaya kita,” ujar Fadli Zon, Minggu (14/9/2025).
BACA JUGA: Geger! Muncul Foto Diduga Eksekusi Letkol Untung, Pemimpin G30S Diunggah Warga AS, Ini Faktanya!
Kompleks Candi Panataran berdiri megah di lereng barat daya Gunung Kelud, menempati area seluas 12.946 meter persegi. Lokasinya dianggap sakral sejak era Kediri dan terus dikembangkan hingga masa pemerintahan Ratu Suhita dari Majapahit. Arsitektur dan relief yang ada menyimpan kisah-kisah klasik seperti cerita Panji, Ramayana, dan Kresnayana.
Tak hanya itu, dalam peninjauan tersebut Fadli juga menyebutkan keberadaan Prasasti Palah, yang menjadi bukti awal pembangunan candi pada abad ke-12. Relief dan prasasti ini menjadi sumber pengetahuan penting bagi generasi masa kini dalam memahami nilai-nilai budaya bangsa.
Dalam rangkaian kegiatan, diputar pula video profil Museum Penataran serta destinasi unggulan pariwisata Blitar. Tayangan ini menyoroti potensi besar Kabupaten Blitar dalam mengembangkan sektor kebudayaan, spiritualitas, dan pariwisata sejarah sebagai kekuatan identitas sekaligus motor ekonomi daerah.
BACA JUGA: Layanan Khusus Calon PPPK: Polres Aceh Selatan Buka Layanan SKCK Satu Hari Penuh
Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adi Andaka, juga menyerahkan proposal pengembangan Museum Panataran secara resmi kepada Menbud. Prosesi tersebut berlangsung di halaman utama candi, disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat strategi pelestarian situs budaya, mendorong pengembangan destinasi wisata sejarah, dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pembangunan nasional. Fadli Zon berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat upaya revitalisasi situs-situs sejarah seperti Candi Penataran. (KSC)








