KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Jagat media sosial Indonesia digemparkan oleh unggahan mencengangkan dari warga negara Amerika Serikat bernama Jacob Cass, yang mempublikasikan sebuah foto langka diduga menunjukkan detik-detik eksekusi Letkol Untung Syamsuri, salah satu tokoh utama dalam Gerakan 30 September (G30S) tahun 1965.
Foto tersebut diunggah melalui akun Instagram @koleksi_sejarah_indo pada Minggu (14/9/2025) dan langsung menuai sorotan publik serta memicu perdebatan para sejarawan dan netizen.
“Foto asli eksekusi Letkol Untung. Dari koleksi pribadi saya, karena sepertinya banyak orang tertarik dengan foto ini,” tulis Jacob Cass dalam unggahannya.
Dalam foto yang beredar, tampak sosok pria berbaju putih yang diikat pada sebatang kayu, dengan mata tertutup kain putih — diduga kuat sebagai Letkol Untung Syamsuri. Raut wajah tegang terlihat jelas dalam gambar yang diklaim sebagai momen menjelang eksekusi hukuman mati.
Jacob menyebut foto tersebut ia peroleh dari Agence France-Presse (AFP), kantor berita internasional asal Prancis.
“Foto ini datang dari Perusahaan Media AFP/Belga. Saya tidak tahu gimana mereka bisa dapat foto ini dari Indonesia. Itu misterius sekali,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang di Indonesia, termasuk TNI, Arsip Nasional, maupun lembaga sejarah lainnya terkait keaslian foto tersebut.
Beberapa warganet menyambut foto ini sebagai “potongan sejarah” yang penting, namun sebagian lainnya meragukan keasliannya dan meminta pemerintah segera turun tangan melakukan verifikasi.
Letkol Untung Syamsuri merupakan perwira militer Indonesia yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam G30S. Saat peristiwa terjadi pada 1965, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan Resimen Cakrabirawa — pasukan elit pengawal Presiden Soekarno.
Setelah kudeta gagal, ia sempat buron sebelum akhirnya ditangkap di Tegal, Jawa Tengah pada Oktober 1965. Ia kemudian disidangkan dalam Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) dan dijatuhi hukuman mati pada 1966.
Letkol Untung akhirnya dieksekusi pada September 1967 di Cimahi, Jawa Barat.
Kemunculan foto ini terjadi di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap sejarah kelam Indonesia, khususnya seputar peristiwa G30S/PKI. Jika terbukti asli, maka foto ini bisa menjadi salah satu dokumentasi paling langka dan signifikan dalam sejarah politik Indonesia pasca-1965.
Namun, karena menyangkut isu sejarah yang sensitif, para ahli meminta publik untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi, dan mendorong media serta pemerintah untuk melakukan investigasi forensik terhadap foto tersebut. (KSC)








