KLIKSUMUT.COM | LABUSEL – Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi turun langsung memantau kualitas dan keamanan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengecekan dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Selamat Kampung Rakyat, Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Labuhanbatu Selatan di jalan Arjuna Tanjung Medan-Tanjung Selamat Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan, Senin (31/8/2026).
Dalam monitoring tersebut, Kapolres tidak hanya melihat proses operasional dapur, tetapi juga memeriksa sejumlah aspek yang berkaitan dengan keamanan pangan. Di antaranya administrasi, sanitasi, kebersihan ruangan, kondisi dapur, peralatan, saluran pembuangan hingga lingkungan sekitar SPPG.
Kapolres didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Labuhanbatu Selatan, Ny Heni Rosef Efendy, Wakapolres Kompol Moch. Guntur Pryantoko, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Labuhanbatu Selatan serta jajaran Bhayangkari.
AKBP Rosef menegaskan, makanan bergizi tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila proses pengolahannya tidak memenuhi standar kebersihan dan keamanan.
“Kita ingin memastikan makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman, bersih dan higienis. Karena yang kita layani adalah masyarakat, termasuk anak-anak yang membutuhkan asupan makanan yang sehat dan berkualitas,” ujar AKBP Rosef.
Ia juga mengingatkan pengelola SPPG agar tidak menjadikan kebersihan hanya sebagai persiapan ketika dilakukan pemeriksaan. Menurutnya, kebersihan harus menjadi budaya kerja yang diterapkan setiap hari.
“Kebersihan harus menjadi budaya dalam setiap proses kerja. Jangan hanya bersih ketika dilakukan pengecekan. Setiap hari harus dipastikan seluruh ruangan dan peralatan dalam kondisi bersih dan steril sehingga makanan yang dihasilkan benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.
Kapolres bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah ruangan dan area operasional SPPG. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan dukungan Polres Labuhanbatu Selatan terhadap pelaksanaan MBG agar berjalan sesuai standar.
Menurut AKBP Rosef, dapur SPPG memiliki peran penting karena dari tempat tersebut makanan disiapkan untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat.
“Apa yang kita lakukan hari ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Kita harus memastikan setiap makanan yang keluar dari dapur ini memiliki kualitas yang baik, bersih dan aman,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Bupati Labuhanbatu Selatan periode 2021–2024 H. Edimin, Kepala SPPG Khairul Anwar Siregar, mitra SPPG M. Rizqi Sukarno dan Darnedy Limey Suli, serta personel Polres Labuhanbatu Selatan dan Polsek Kampung Rakyat.
BACA JUGA: KPK Tegaskan Tak Ambil Alih Kasus Korupsi MBG, Hormati Proses Hukum yang Ditangani Kejagung
Usai monitoring, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Momen tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara jajaran kepolisian, Bhayangkari, pengelola SPPG dan para mitra.
Monitoring berlangsung aman, tertib dan kondusif. Melalui pengecekan langsung tersebut, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk mengawal program MBG, khususnya dalam memastikan makanan yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi unsur bergizi, bersih, higienis dan aman dikonsumsi.
Kalau diinginkan, saya juga bisa buatkan versi lebih tajam dengan gaya headline media online, misalnya menonjolkan pesan Kapolres: Jangan Bersih Saat Diperiksa, Kebersihan Dapur MBG Harus Jadi Budaya. (KSC)
Reporter: Fajar Dame Harahap








