Hari Pramuka ke-65, Erick Thohir Bacakan Amanat Presiden: Pramuka Harus Jadi Pilar Karakter Bangsa

Hari Pramuka ke-65, Erick Thohir Bacakan Amanat Presiden: Pramuka Harus Jadi Pilar Karakter Bangsa
Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026) sore.

Dalam amanat Presiden yang dibacakannya, Erick Thohir menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mental kepemimpinan generasi muda Indonesia.

Presiden Prabowo menilai Pramuka tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai kegiatan ekstrakurikuler pelengkap di sekolah. Sebaliknya, Gerakan Pramuka harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan sekaligus pilar pembentukan karakter bangsa.

“Bapak Presiden menitipkan pesan bahwa Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka harus menjadi bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia,” tegas Erick Thohir saat membacakan sambutan Presiden di hadapan ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Presiden yang dibacakan Menpora Erick, disebutkan terdapat tiga karakter kunci yang harus dimiliki generasi muda Indonesia saat ini.

Bacaan Lainnya

Ketiga karakter tersebut yakni patriotik, gigih dan berempati.

Karakter tersebut telah menjadi bagian dari Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang disusun oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menurut Presiden, karakter pemuda menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang semakin cepat.

Karena itu, Gerakan Pramuka dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental yang selama ini menjadi kekuatannya.

Nilai tersebut antara lain kedisiplinan, gotong royong, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA: Menpora Erick Thohir Ubah Paradigma Olahraga: Bukan Lagi Beban APBN, Tapi Mesin Penggerak Ekonomi Nasional

Untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda, pemerintah mendorong adanya sinergi lintas kementerian.

Kolaborasi tersebut terutama melibatkan Kemenpora, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Erick menekankan bahwa pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan maupun hanya mengandalkan pembelajaran di dalam ruang kelas.

“Karakter tidak terbentuk dalam satu hari dan tidak cukup hanya melalui pelajaran di dalam kelas. Pembentukan karakter terjadi melalui latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Gerakan Pramuka dinilai memiliki posisi penting karena proses pembelajarannya banyak dilakukan melalui praktik, pengalaman, kerja sama dan kegiatan sosial.

Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Erick Thohir juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus menjaga persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Semangat tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya generasi muda dalam mengisi kemerdekaan sekaligus mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

Presiden Prabowo melalui amanatnya juga menitipkan pesan agar para anggota Pramuka terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti belajar.

“Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian. Bapak Presiden berpesan agar adik-adik Pramuka terus belajar, berlatih, berkarya, dan menjaga persatuan bangsa,” pungkas Erick Thohir.

Upacara Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan jajaran organisasi Gerakan Pramuka.

BACA JUGA: Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Kobarkan Semangat Jamdasu XI

Di antaranya Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Sekretaris Jenderal World Organization of the Scout Movement (WOSM) David Berg, serta jajaran pengurus Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang dari berbagai wilayah Indonesia.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya memiliki peran dalam kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi salah satu wadah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, peduli dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Dengan semangat tersebut, Pramuka diharapkan mampu terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa. (KSC)

Pos terkait