KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan agar kepala daerah mengawal ketat proses seleksi Siswa Sekolah Rakyat, program pendidikan unggulan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan.
Di hadapan Walikota Palembang H. Ratu Dewa dan Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Gus Ipul menekankan, hanya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang boleh diterima.
“Ini saya titip betul pada Pak Wali dan Pak Bupati, jangan main-main. Jangan ada orang kaya masuk. Tidak ada yang boleh nitip,” tegas Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (15/1/2026).
Sekolah Rakyat kini menjadi sorotan banyak masyarakat karena kualitas pendidikan yang unggul. Fasilitasnya lengkap, mulai dari asrama, seragam, kebutuhan sekolah, hingga peralatan mandi. Guru-gurunya pun profesional dan kompeten.
BACA JUGA: Gus Ipul Menangis Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Turut Memeluk
Karena itu, Gus Ipul menekankan, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum. Peserta didik dipilih berdasarkan data Desil 1-2 dari DTSEN dan melalui asesmen yang melibatkan pendamping, pemerintah daerah, dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Di Sekolah Rakyat, siswa menerima pendidikan akademik dan non-akademik secara seimbang. Gus Ipul percaya setiap anak memiliki potensi unik yang harus dikembangkan melalui talent mapping.
“Kami yakin setiap anak punya kelebihan sendiri. Setiap anak memiliki peran sendiri. Karena itulah kita lakukan talent mapping agar kita bisa mengembangkan potensi mereka secara maksimal,” kata Gus Ipul.
Selain akademik, Sekolah Rakyat juga menekankan pengembangan life skill. Tujuannya agar lulusannya menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan derajat keluarganya dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Lulus Sekolah Rakyat, anak-anak ini tidak boleh diam. Mereka kita arahkan untuk melanjutkan kuliah atau bekerja agar bisa menjadi agen perubahan,” pungkas Gus Ipul.
Sekolah Rakyat kini menjadi harapan baru pendidikan anak miskin ekstrem di Indonesia, menghadirkan peluang setara bagi mereka untuk berkembang dan meraih masa depan lebih baik. (KSC)
TIM REDAKSI








