KLIKSUMUT.COM – Band indie rock asal Bandung, Jawa Barat, GoodBoyBadminton, menjadi salah satu nama yang konsisten mewarnai skena musik independen Indonesia sejak terbentuk pada 2006. Dengan karakter pop punk dan emo yang kuat, GoodBoyBadminton terus bertahan melewati pergantian personel, rilisan album, hingga tur D.I.Y bersama berbagai band ternama.
Satu hal yang kerap disalahpahami publik adalah penulisan nama mereka. Penulisan yang benar adalah: GoodBoyBadminton (tanpa spasi dan dengan huruf kapital di setiap kata). Kesalahan umum yang sering ditemui: Goodboy Badminton dan Good Boy Badminton
Band ini secara resmi menggunakan format GoodBoyBadminton dalam seluruh rilisan dan materi promosinya.
GoodBoyBadminton dibentuk oleh Ruswaman Rahmat alias Mutt (Vokal & Gitar) bersama Christoph Holler dan Mochamad Ramdhan pada 2006. Lagu awal seperti It’s So Last Year menjadi titik mula perjalanan mereka.
Dalam proses pembentukan band, Ruswaman Rahmat sempat berdiskusi dengan Al a.k.a. Ucay dari Rocket Rockers. Dari diskusi tersebut, lahirlah nama unik GoodBoyBadminton—kombinasi kata yang dianggap mudah diingat dan berbeda.
Untuk posisi drum, mereka merekrut Doni Setiansyah, salah satu pendiri Rocket Rockers. Secara musikal, mereka terinspirasi oleh band-band seperti: Fall Out Bo dan Taking Back Sunday
Aliran pop punk dan emo menjadi fondasi utama warna musik GoodBoyBadminton sejak awal.
Perjalanan mereka diwarnai pergantian personel. Pada 2007, Christoph Holler harus meninggalkan band dan kembali ke Lörrach, Jerman untuk melanjutkan pendidikan. Posisi pun mengalami pergeseran: Nanu Nurahman (Gitar), Husein Prasetyo (Bass) dan masuknya beberapa personel keyboard dan synthesizer dalam periode berbeda
GoodBoyBadminton sempat ditawari proyek 3-way split album bersama ALLS dan Pee Wee Gaskins di bawah My Own Deck Records, meski proyek tersebut akhirnya tidak terealisasi.
Pada 2008, mereka mengikuti kompetisi Global Battle of the Bands (GBOB) atas tawaran Heaven Records dan berhasil meraih peringkat keempat di semifinal—sebuah pencapaian penting di awal karier mereka.
BACA JUGA: Gong 2000, Supergrup Rock Indonesia yang Lahir dari Rahim God Bless
Tonggak penting terjadi pada 5 Maret 2010 ketika GoodBoyBadminton resmi merilis album debut berjudul: Going Out. Album ini dirilis melalui Heaven Records dan memuat 12 trek (5 lagu berbahasa Inggris, 5 lagu Indonesia, serta 2 instrumental).
Single andalannya, Kartu Mati, berhasil menjadi nomor 1 Top Chart Indie di radio Ninety Niners pada April 2010 dan merambah berbagai tangga lagu radio lainnya.
Dalam proses produksi album ini, mereka turut dibantu sejumlah musisi seperti personel Rocket Rockers, Disconnected, hingga Homogenic.
Pada 2011, mereka merilis mini album Hello World yang dijual secara eksklusif melalui email order—strategi distribusi yang cukup unik di era tersebut.
Salah satu single berbahasa Indonesia, Tenang Saja, berhasil menembus Top Chart internasional di Purevolume.com, memperluas eksposur mereka secara global.
Di tahun yang sama, GoodBoyBadminton tampil di berbagai program televisi nasional seperti MTV Imsomnia di Global TV serta sejumlah TV lokal Bandung.
Tahun 2012 menjadi fase penting lainnya. Dengan formasi: Ruswaman Rahmat (Vokal/Gitar), Nanu Nurahman (Gitar/Vokal), Firman Fauzi (Keyboard/Synthesizer/Vokal), Sandy Aji (Drum) dan Miftahur Rizqi (Additional Bass)
Mereka merilis single Time Off dan tampil di program RadioShow TV One yang disiarkan secara nasional.
Penampilan tersebut membuat GoodBoyBadminton menjadi Trending Topic Twitter regional Indonesia peringkat 2, disusul komunitas penggemar mereka, Geeks, di peringkat 3.
Hingga beberapa tahun terakhir, GoodBoyBadminton tetap aktif melakukan tur promo secara D.I.Y bersama Heaven Records serta band-band seperti Disconnected dan Nudist Island.
Di tengah perubahan tren musik, GoodBoyBadminton tetap mempertahankan karakter pop punk/emo khas mereka—emosional, energik, dan penuh semangat independen.
BACA JUGA: Goliath Band: Perjalanan Grup Musik Asal Pelabuhanratu
Sejak 2006 hingga kini, GoodBoyBadminton membuktikan bahwa konsistensi, keberanian bereksperimen, dan semangat independen menjadi kunci bertahan di industri musik.
Dari panggung lokal Bandung hingga trending topic nasional, perjalanan GoodBoyBadminton adalah kisah tentang ketekunan band indie yang tak berhenti berkarya.
Bagi para Geeks dan pecinta pop punk Indonesia, GoodBoyBadminton bukan sekadar nama unik—melainkan bagian dari perjalanan musik independen Tanah Air. (KSC)
TIM REDAKSI








