MEKKAH | kliksumut.com – Hingga 60.000 Muslim yang tinggal di Arab Saudi diizinkan menunaikan ibadah haji tahun ini, menuai kecemburuan dan ketakjuban jutaan jemaah internasional yang untuk kedua kalinya dilarang karena pandemi virus corona. Melalui sistem pemilihan online, mereka dipilih dari lebih 558.000 yang mendaftar, semua warga negara atau penduduk kerajaan itu.
Jemaah yang dipilih berasal dari 150 negara, umumnya baru pertama kali menunaikan haji.
BACA JUGA: Arab Saudi Tingkatkan Keamanan di Makkah Jelang Haji
“Saya merasa seperti menang lotre,” kata Mohammed El Eter, apoteker asal Mesir, setelah terpilih. “Ini adalah momen spesial dan tak terlupakan dalam hidup seseorang. Saya berterima kasih kepada Allah atas kesempatan ini, terpilih dari banyak orang yang melamar,” kata pria berusia 31 tahun itu kepada AFP dikutip kliksumut.com dari voaindonesia.com








