Bom Guncang Kafe di Damaskus, Korban Tewas Bertambah Jadi 10 Orang, Puluhan Luka-Luka

Bom Damaskus, Ledakan Bom Suriah, Kafe Damaskus, Korban Bom Damaskus, Teror Suriah, Ahmed al-Sharaa, Bashar al-Assad, Berita Internasional, Damaskus Hari Ini
Ledakan di sebuah kafe di Damaskus (Foto: Reuters)

KLIKSUMUT.COM | DAMASKUS – Jumlah korban tewas akibat ledakan bom yang mengguncang sebuah kafe di ibu kota Suriah, Damaskus, terus bertambah. Hingga Sabtu (4/7/2026), sedikitnya 10 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 21 orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Suriah yang dikutip AFP, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilakukan. Hingga kini, belum ada kelompok atau pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi teror tersebut.

Ledakan terjadi di sebuah kafe yang berada di dekat Istana Kehakiman Damaskus, salah satu gedung pemerintahan penting di Suriah. Insiden itu memicu kepanikan warga karena kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat.

BACA JUGA: Israel Gempur Damaskus, Suriah Mundur dari Sweida: Krisis Druze Memicu Ketegangan Global

Menurut keterangan pihak berwenang, ledakan berasal dari bom rakitan yang telah dipasang di lokasi sebelum meledak. Bahan peledak tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar satu kilogram dan diisi dengan serpihan logam untuk meningkatkan daya rusak serta memperbesar jumlah korban.

Tim keamanan langsung menutup area ledakan dan melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut. Aparat juga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis di Damaskus untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Serangan bom ini menjadi pengingat bahwa kondisi keamanan Suriah masih menghadapi tantangan besar meski pemerintahan baru terus berupaya menstabilkan negara.

Sejak tergulingnya pemerintahan Bashar al-Assad pada Desember 2024, pemerintahan Suriah yang dipimpin Presiden Ahmed al-Sharaa berusaha memulihkan keamanan, memperkuat kendali pemerintahan, serta menyatukan kembali wilayah yang selama bertahun-tahun dilanda konflik.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: WNI di Suriah Sambut 2025 dengan Penuh Optimisme

Namun, insiden bom di jantung ibu kota menunjukkan ancaman terorisme dan aksi kekerasan masih menjadi tantangan serius bagi pemerintah baru dalam menciptakan stabilitas nasional.

Pihak keamanan hingga kini masih melakukan investigasi mendalam, termasuk mengumpulkan bukti di lokasi kejadian dan menelusuri kemungkinan jaringan pelaku yang terlibat dalam serangan mematikan tersebut. (KSC)

Pos terkait