Prabowo Bicara MBG di Forum Ekonomi Rusia, Targetkan Jutaan Rakyat Keluar dari Kemiskinan

Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis, MBG, Eastern Economic Forum 2026, EEF ke-11, Prabowo di Rusia, program MBG, kemiskinan Indonesia, Vladivostok, ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | VLADIVOSTOK – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut bahkan dibawa Prabowo dalam forum ekonomi internasional di Rusia.

Prabowo menyampaikan hal itu saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Dalam forum yang mengusung tema “The Far East: Development for the Benefit of People” tersebut, Prabowo menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu.

Menurut Prabowo, keberhasilan pembangunan seharusnya dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk dari pemenuhan kebutuhan pangan dan kesejahteraan keluarga.

BACA JUGA: 512 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG, SPPG Disuspend 30 Hari

Bacaan Lainnya

“Itulah arti ‘Development for the Benefit of People’ bagi Indonesia, kebaikan terbesar bagi orang terbanyak. Pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo kemudian menyinggung sejumlah indikator yang menurutnya penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan.

“Pembangunan harus diukur di meja makan keluarga biasa. Apakah anak-anak menerima makanan bergizi, apakah petani bisa mendapatkan pupuk dan menjual hasil buminya dengan harga yang pantas, apakah keluarga bisa tinggal di rumah yang layak,” ujarnya.

Prabowo Ungkap Alasan Pemerintah Gencarkan Program MBG

Presiden Prabowo mengatakan tema yang diangkat dalam EEF sejalan dengan arah kebijakan pemerintah Indonesia.

Salah satu program yang disebutnya menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk anak-anak dan ibu hamil.

“Inilah sebabnya mengapa Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi semua anak-anak kita dan bagi ibu hamil,” ujar Prabowo.

Program MBG, kata Prabowo, bukan sekadar program pemenuhan kebutuhan makanan. Pemerintah ingin memastikan pembangunan ekonomi turut berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat.

Dengan menyediakan makanan bergizi, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil, dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Ingin Jutaan Rakyat Keluar dari Kemiskinan

Dalam pidatonya di forum ekonomi internasional tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintahannya terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.

Namun, pertumbuhan ekonomi yang dikejar pemerintah bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan. Prabowo menekankan pentingnya dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Rakor Khusus MBG, Pemprov Sumut Siap Dukung dan Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

“Inilah sebabnya mengapa kita mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Bukan pertumbuhan sekadar demi pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju martabat yang layak,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa agenda pengentasan kemiskinan menjadi salah satu perhatian utama pemerintahan Prabowo.

Melalui kombinasi kebijakan ekonomi dan program sosial, termasuk Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya menciptakan pertumbuhan yang dinilai mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Prabowo, pembangunan pada akhirnya bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, investasi, atau angka statistik. Pembangunan harus bermuara pada meningkatnya kualitas kehidupan rakyat. (KSC)

Pos terkait