3 Makanan yang Ampuh Menjaga Kesehatan Ginjal, Bisa Bantu Cegah Batu Ginjal

3 Makanan yang Ampuh Menjaga Kesehatan Ginjal, Bisa Bantu Cegah Batu Ginjal
Buah Timun (kliksumut.com/wikipedia)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Ginjal merupakan salah satu organ vital yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini bertugas menyaring racun dan zat sisa dari darah sebelum dikeluarkan melalui urine.

Tak hanya itu, ginjal juga berfungsi menjaga keseimbangan mineral dan elektrolit seperti natrium, kalium, fosfor, dan kalsium. Elektrolit tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung kerja saraf, otot, serta berbagai fungsi sel tubuh.

Karena perannya yang sangat penting, menjaga kesehatan ginjal menjadi hal yang wajib dilakukan. Salah satu cara sederhana adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan baik untuk fungsi ginjal.

BACA JUGA: Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Gubernur Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo

Chiropractor sekaligus penulis nutrisi, Dr. Eric Berg, mengungkapkan ada tiga jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan ginjal. Dilansir dari Times of India, Minggu (5/7/2026), berikut daftarnya.

1. Mentimun, Kaya Air untuk Membantu Membersihkan Ginjal

Mentimun menjadi salah satu makanan terbaik untuk menjaga fungsi ginjal karena mengandung sekitar 95 persen air. Kandungan air yang tinggi membantu tubuh tetap terhidrasi sekaligus mendukung proses pembuangan zat sisa seperti kreatinin dan asam urat melalui urine.

Selain itu, mentimun juga rendah kalori sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah cukup, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Hidrasi yang optimal sangat penting agar ginjal dapat bekerja secara maksimal dalam menyaring limbah dari dalam tubuh.

2. Lemon Bantu Kurangi Risiko Batu Ginjal

Lemon dikenal memiliki kandungan asam sitrat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Senyawa ini dapat mengikat kalsium dalam urine sehingga membantu mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

Mengonsumsi air perasan lemon secara rutin, baik dicampurkan ke dalam air putih maupun teh, menjadi cara sederhana untuk memperoleh manfaat tersebut.

Selain membantu mencegah batu ginjal, lemon juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi, salah satu kondisi yang dapat membebani kerja ginjal bila tidak dikendalikan.

3. Peterseli Kaya Antioksidan dan Bersifat Diuretik

Peterseli atau parsley memiliki sifat diuretik alami yang membantu meningkatkan produksi urine sehingga racun dalam tubuh lebih mudah dikeluarkan.

Tanaman herbal ini juga kaya akan flavonoid seperti apigenin, luteolin, dan quercetin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan tersebut berperan dalam melindungi sel-sel ginjal dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Sebuah penelitian pada tahun 2024 menunjukkan bahwa peterseli mampu membantu mengurangi stres oksidatif, memperbaiki biomarker metabolik, meningkatkan fungsi ginjal, serta menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri dan jamur.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa peterseli berpotensi membantu mencegah gangguan ginjal, infeksi saluran kemih, hingga penyakit kronis yang berkaitan dengan peradangan.

Sementara itu, studi pada tahun 2017 terhadap tikus yang mengalami batu ginjal menemukan bahwa pemberian peterseli mampu menurunkan kadar kalsium dan protein dalam urine, meningkatkan pH urine, serta meningkatkan frekuensi buang air kecil.

BACA JUGA: Satu Warga Sibolga Meninggal Dunia, Akibat Penyakit Gagal Ginjal Akut

Menjaga Ginjal Dimulai dari Pola Hidup Sehat

Selain mengonsumsi makanan bergizi, kesehatan ginjal juga dapat dijaga dengan memperbanyak minum air putih, mengurangi konsumsi garam berlebih, rutin berolahraga, mengontrol tekanan darah dan gula darah, serta menghindari kebiasaan merokok.

Meski ketiga makanan tersebut memiliki potensi manfaat bagi kesehatan ginjal, masyarakat tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila memiliki penyakit ginjal atau kondisi kesehatan tertentu sebelum menjadikannya sebagai bagian dari terapi. (KSC)

Pos terkait