Dikatakannya, Dari yang saya tahu, Dirut dan Direksi lainnya tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk pelanggan Tirtanadi.
“Masalah penilaian BPPSPAM tahun 2019 itu, bukan dimasa pak Trisno Sumatri. Dan masalah P2K3, tak mungkin mau memperkaya diri sendiri. Apa mungkin dengan nilai setahun 36 juta/tahun dan 24 juta/tahun apa bisa langsung kaya,” ungkapnya.
Baca juga : Humarkan : Assesment Untuk Mencari Keahlian Pegawai Tirtanadi
Lanjutnya, Pak Dirut gak mau membahas kritikan yang tidak benar. Kalau ada kritikan yang tidak benar, kita serahkan saja sama Allah Subhanawata’alla. Karena Dia yang Maha Tahu atas segalanya.
“Intinya, kami sedang fokus dalam upaya penambahan debit air minum. Agar kelangkaan air kepelanggan segera terpenuhi,” ungkapnya.(Alian)








