Dolar Hari Ini 1 November 2026: 1 Dolar AS Tembus Rp18.120, Simak Kurs Rupiah Terbaru

Apa yang Terjadi Jika AS Melebihi Batas Pagu Utang?
Seorang perempuan memegang uang kertas dolar AS dalam sebuah ilustrasi yang diambil pada 30 Mei 2022. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi perhatian masyarakat pada Minggu, 1 November 2026. Berdasarkan data referensi pasar yang diperbarui Minggu pagi, nilai tukar 1 dolar AS berada di kisaran Rp18.120 hingga Rp18.133.

Kondisi nilai tukar dolar terhadap rupiah ini menjadi perhatian pelaku pasar, investor, masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi mata uang asing, hingga pelaku usaha yang bergantung pada kegiatan impor.

Berdasarkan data kurs referensi yang diperbarui pada 1 November 2026 pukul 07.00 WIB, 1 dolar AS tercatat sekitar Rp18.120. Sementara itu, sumber pemantauan kurs lainnya mencatat angka sekitar Rp18.133 per dolar AS.

Perbedaan angka tersebut dapat terjadi karena perbedaan sumber data, waktu pembaruan, serta metode penghitungan nilai tukar.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini 31 Oktober 2026: Rupiah di Level Rp18.138 per Dolar AS, Cek Kurs Terbaru Bank BCA

Daftar Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini

Berikut gambaran konversi dolar Amerika Serikat ke rupiah berdasarkan kurs referensi Rp18.120 per USD:

Dolar AS (USD) Rupiah (IDR)
1 USD Rp18.120
5 USD Rp90.600
10 USD Rp181.200
20 USD Rp362.400
50 USD Rp906.000
100 USD Rp1.812.000
500 USD Rp9.060.000
1.000 USD Rp18.120.000

Bagaimana Kurs Dolar di Bank Indonesia?

Berdasarkan data Kurs Transaksi Bank Indonesia (BI) dengan pembaruan terakhir 30 Oktober 2026, kurs dolar AS tercatat:

  • Kurs jual BI: Rp18.218,64.
  • Kurs beli BI: Rp18.037,36.

Angka tersebut merupakan kurs transaksi BI dan berbeda dengan kurs referensi pasar maupun kurs jual-beli yang ditetapkan masing-masing bank.

Bacaan Lainnya

Mengapa Nilai Tukar Dolar Bisa Berubah?

Pergerakan dolar terhadap rupiah dipengaruhi sejumlah faktor ekonomi global dan domestik.

Di antaranya kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), kondisi perekonomian Amerika, inflasi, arus modal asing, neraca perdagangan, serta kebijakan moneter Bank Indonesia.

Selain itu, permintaan dan penawaran dolar di pasar valuta asing juga turut menentukan pergerakan nilai tukar rupiah.

BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini Sabtu 31 Oktober 2026: Antam Tembus Rp2,54 Juta per Gram, Pegadaian Rp2,58 Juta

Masyarakat Diminta Memperhatikan Kurs Transaksi

Bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual dolar AS, penting untuk memperhatikan kurs yang berlaku di bank atau tempat penukaran valuta asing resmi.

Sebab, kurs referensi pasar tidak selalu sama dengan harga transaksi yang diterima nasabah.

Masyarakat juga disarankan membandingkan kurs jual dan kurs beli sebelum melakukan transaksi agar mendapatkan nilai tukar yang sesuai.

Informasi kurs dolar hari ini dapat menjadi salah satu referensi untuk memantau perkembangan ekonomi dan pergerakan rupiah memasuki November 2026.

Catatan: Minggu, 1 November 2026 merupakan hari libur operasional pasar antarbank domestik. Karena itu, angka kurs referensi dapat berbeda dari kurs transaksi perbankan yang berlaku pada hari kerja berikutnya. (KSC)

Pos terkait