Adegan: Band Jazz Rock Legendaris Indonesia yang Lahir dari Pecahan Krakatau, Kembali Diperbincangkan Pecinta Musik

Adegan: Band Jazz Rock Legendaris Indonesia yang Lahir dari Pecahan Krakatau, Kembali Diperbincangkan Pecinta Musik
Adegan Band

KLIKSUMUT.COM – Nama Adegan kembali ramai dibicarakan di kalangan penikmat musik Indonesia. Band jazz rock yang dibentuk pada tahun 1991 ini dikenal sebagai proyek ambisius yang digawangi para musikus papan atas: Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, Donny Suhendra, AS Mates, dan kemudian Harry Moekti sebagai vokalis dengan karakter rock yang kuat.

Adegan terbentuk dari “pecahan” grup legendaris Krakatau. Tiga personel utama—Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, dan Donny Suhendra—memutuskan membuat kelompok baru dengan warna musik yang lebih eksperimental. Mereka kemudian menggandeng AS Mates sebagai bassist dan merilis album debut bertajuk “ADEGAN” pada 1991.

Album ini menghadirkan nuansa jazz rock yang kental, dengan lagu “Perbedaan” sebagai salah satu best cut yang banyak mencuri perhatian. Meski demikian, langkah awal mereka belum mampu menembus pasar secara maksimal. Salah satu alasannya disebut-sebut karena vokal Indra dan Gilang saat itu kurang mendukung karakter musik rock yang diusung.

BACA JUGA: Kangen Band: Perjalanan Panjang Sang Ikon Pop Melayu dari Gang Sederhana hingga Panggung Nasional

Kesadaran itu membuat Adegan merekrut sosok ikonik dunia rock Indonesia, Harry Moekti, sebagai frontman. Kehadiran vokalis dengan karakter kuat dan panggung penuh energi ini langsung mengubah dinamika Adegan. Warna jazz rock mereka terdengar lebih solid, kuat, dan siap bersaing di industri musik yang kala itu tengah berkembang pesat.

Bacaan Lainnya

Dengan formasi baru, Adegan merilis album kedua bertajuk “Selangkah di Depan”. Single andalan “Satu Kata” langsung melejit di tangga lagu radio, memperkenalkan Adegan ke publik yang lebih luas. Kesuksesan ini diperkuat oleh lagu “Tujuhbelas Tahun” yang juga menjadi favorit pendengar.

Menariknya, Adegan juga menyertakan versi aransemen ulang lagu “Perbedaan” dalam album ini, kali ini dengan vokal khas Harry Moekti yang membuatnya terdengar lebih tegas dan ekspresif.

BACA JUGA: Krakatau: Dari Jazz Fusion hingga World Jazz, Legenda Musik Indonesia yang Tak Pernah Padam

Berbekal komposisi musisi kelas atas dan eksplorasi musik yang matang, Adegan akhirnya mengukuhkan diri sebagai salah satu band jazz rock papan atas Indonesia pada awal 1990-an. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda di tengah dominasi pop dan rock mainstream saat itu.

Hingga kini, album dan karya-karya Adegan masih dibicarakan dan dicari oleh para kolektor musik Indonesia. Tidak sedikit pula generasi baru yang mulai menelusuri kembali perjalanan mereka melalui platform digital dan arsip musik lama. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait