KOTA BANDUNG | kliksumut.com – Sebanyak 17 Kabupaten/Kota di Jawa Barat lolos mengikuti agenda rutin dua tahunan Penghargaan Swasti Saba dari Kemendagri RI dan Kemenkes RI melalui program Kabupaten Kota Sehat (KKS) 2021. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi kepada Kabupaten/Kota yang berhasil membebaskan sedikitnya 60 persen Desa/Kelurahan dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS) atau telah dinyatakan ODF (Open Defecation Free).
Sekretaris TP KKS Prov. Jawa Barat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Barnas Adjidin mengatakan, adapun penghargaan tersebut terdiri dari tiga jenis penghargaan bergantung dengan jumlah cakupan desa/kelurahan yang dinyatakan ODF. Bagi daerah yang ingin mengikuti penghargaan KKS tahun 2021 maka harus memenuhi 60 % Desa/Kelurahan ODF, mengusulkan Swasti Saba Kategori Wiwerda harus memenuhi 80 % Desa/Kelurahan ODF, Swasti Saba Kategori Wistara harus memenuhi Desa/Kelurahan ODF 100 %.
“Sampai batas akhir waktu penginputan melalui aplikasi, Prov. Jawa Barat dinyatakan 17 kab/kota lolos syarat utama dan layak melenggang untuk menyiapkan tatanan-tatanan sebagai tahap selanjutnya untuk mengikuti penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2021,”kata dia di Bandung, Senin (24/5/2021).
BACA JUGA: DKPP Jabar Dukung Tanginas Kota Bandung
Ke-17 Kabupaten/Kota tersebut, kata Barnas, tiga di antaranya masuk katagori Wistara atau 100 persen ODF yaitu Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sukabumi. Kemudian, enam di antaranya masuk katagori Wiwerda atau 80 persen lebih ODF yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, dan Kota Banjar.
Sisanya, delapan Kabupaten/Kota termasuk pada katagori Padapa atau cakupan ODF-nya mencapai 60 persen lebih yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Purwakarta, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Indramayu.
Bagi kab/kota yang di kategori padapa 2 tatanan wajib, untuk kategori wiwerda 4/5 tatanan dan kategori wistara 7 tatanan.
“Saya berharap proses verifikasi dokumen dan persiapan tatanan ini berjalan dengan lancar. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan inovasi sejatinya melalui anugrah Swasti Saba, Komitmen mewujudkan Kab/Kota Sehat adalah bagian dari semangat mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin dan mewujudkan Indonesia Sehat,”kata dia.








