Ungkap Misteri Kematian Nico Saragih: LBH Medan Minta Penyidik Periksa Ulang Keterangan Kekasih Korban dan Rekaman Video CCTV Kost yang Terhapus

Ungkap Misteri Kematian Nico Saragih: LBH Medan Minta Penyidik Periksa Ulang Keterangan Kekasih Korban dan Rekaman Video CCTV Kost yang Terhapus
KETERANGAN KEKASIH DAN CCTV: LBH Medan meminta tim penyidik Polsek Medan Baru memeriksa ulang saksi E, sebagai pihak yang pertama kali menyebutkan Nico Saragih tewas akibat terjatuh di kamar mandi kos. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Selaku kuasa hukum, LBH Medan menduga kematian wartawan media online Nico Saragih, akibat tindak pidana pembunuhan. Untuk itu, LBH Medan meminta tim penyidik Polsek Medan Baru memeriksa ulang saksi E, sebagai pihak yang pertama kali menyebutkan Nico Saragih tewas akibat terjatuh di kamar mandi kos.

“Pernyataan kekasih korban ini perlu digali lebih dalam, karena saksi E adalah orang pertama yang melihat korban sudah sekarat di kamar mandi,” sebut Ketua LBH Medan, Irvan Syahputra, Sabtu (27/9/2025).

BACA JUGA: Tewas Penuh Luka: Jurnalis Medan Nico Saragih Diduga Kuat Korban Pembunuhan

Berdasarkan keterangan pemilik kos, Jhon Ketaren, kondisi Nico Saragih tampak sehat dan segar saat pulang ke kos di kawasan Jl. PWS, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan pada hari kejadian, Jumat (5/9/2025) sekira pukul 05.00 WIB.

“Pemilik kost berpapasan di pintu pagar kos. Saat itu, dia melihat kondisi Nico baik-baik saja. Nico datang jam 5 pagi sama kekasihnya E. Pemilik kos juga sempat tegur sapa dengan korban,” jelas Irvan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Ungkap Misteri Kematian Wartawan Nico Saragih: Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk Autopsi

Jatuh di kamar mandi dengan wajah penuh luka, sebut Irvan, sulit diterima akal sehat. Apa lagi dengan adanya pengakuan pemilik kos yang menyatakan sempat menerima aduan dari penghuni kos di sebelah kamar korban yang mendengar adanya benturan keras, hingga menimbulkan dugaan, Nico Saragih mendapat tindak kekerasan hingga menimbulkan banyak luka.

“Secara logis, seseorang yang terjatuh tidak akan mengalami luka di banyak bagian tubuh seperti kepala, dagu, tangan, dan lainnya. Dugaan kami, kematian Nico bukanlah kematian biasa, melainkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan,” tegas Irvan.

BACA JUGA: Tragedi Nico Saragih: LBH Medan Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas Kematian Jurnalis

Rekaman Video CCTV Kos
Pihak keluarga Nico Saragih sebelumnya sempat meminta rekaman video cctv kepada pemilik kost, Jhon Ketaren. Namun, rekaman cctv itu telah diambil oleh pihak kepolisian dengan tujuan pendukung penyidikan.

“Keluarga tidak dapat kejelasan dari pemilik kos, apakah rekaman video cctv diambil oleh Polrestabes Medan atau tim penyidik Polsek Medan Baru,” sebut Irvan.

Meski demikian, pihak keluarga mendatangi Polsek Medan Baru mempertanyakan keberadaan rekaman cctv, untuk melihat aktivitas di seputar kos saat peristiwa terjadi.

BACA JUGA: Diduga Kuat Korban Pembunuhan: LBH Medan Desak Polisi Lakukan Ekshumasi & Pra Rekonstruksi Kematian Wartawan Nico Saragih

“Saat di Polsek Polsek Medan Baru, keluarga dapat informasi kalau cctv tidak tercopy, terpotong atau ter-delete, keluarga tidak tahu pasti,” jelas Irvan.

Keberadaan video cctv, sebut Irvan, dinilai bisa menjadi alat dukung penyidikan dalam mengungkap penyebab kematian Nico Saragih.

“Video cctv juga akan membantu tim penyidik menyesuaikan keterangan yang diperoleh dari kekasih korban berinisial E, dan pengakuan dari pemilik kos, Jhon Ketaren, pihak yang membantu memindahkan korban dari kamar mandi ke tempat tidur saat masih dalam kondisi sekarat,” tambah Irvan.

BACA JUGA: Polres Tanah Karo Terbitkan DPO Ganda Nainggolan, Terduga Pelaku Pembunuhan di Ladang Kopi

Nico Pulang ke Kos dalam Kondisi Segar
Pemilik kost, Jhon Ketaren (57) mengaku sempat bertemu dan saling sapa dengan Nico Saragih bersama kekasihnya E di pintu pagar kost Jl. PWS, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (5/9/2025) subuh sekira pukul 05.00 WIB. Kala itu ia baru selesai menghidupkan mesin air di kos tersebut.

“Nico pulang pagi. Jam 5 sama pacarnya. Sempat kami tegur sapa. Segar dia kulihat,” sebut Jhon kepada wartawan, Kamis (25/9/2025).

BACA JUGA: Diduga Korban Pembunuhan, Warga Karo Temukan Mayat Terkubur di Ladang

Penghuni Kos Dengar Suara Benturan
Selanjutnya, Jhon pulang ke rumahnya yang terpaut hanya beberapa puluh meter dari kos korban. Namun, satu jam berselang, sekira pukul 06.00 WIB, seorang penghuni kos mengirim pesan singkat WhatsApp kepada istri Jhon dan mengatakan mendengar suara benturan dari kamar Nico.

“Itu anak kos sebelahnya, ada WhatsApp ke ibu. Dia mau tidur ada ribut, ada suara-suara benturan. Kalau teriak nggak ada, cuman suara benturan saja dia dengar. Ibu sempat cek, nggak ada lagi suaranya, ibu pulang,” papar Jhon.

BACA JUGA: Polres Karo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Janda Cantik di Pajak Buah Berastagi

Hingga akhirnya, sekira pukul 09.00 WIB, kekasih korban berinisial E menghubungi istri Jhon dan menyampaikan informasi bahwa Nico terjatuh di kamar mandi.

“Dapat kabar begitu, Ibu langsung hubungi saya. Saya cek ke kos, Nico sudah dalam kondisi telentang di kamar mandi. Hanya pake celana dalam. Nggak sadar lagi, sudah ngorok,” tutur Jhon.

Jhon juga menjelaskan situasi di dalam kamar mandi. Selain menemukan korban dalam kondisi sekarat, ia juga melihat ember pecah. Namun ia tidak mau berspekulasi, luka di tubuh Nico akibat terbentur ember atau faktor lain.

BACA JUGA: Terungkap dalam Rekontruksi: Ayah dan Anak di Deliserdang Rencanakan Pembunuhan Wahyu Agung Pratama

Upaya Penyelamatan Sebelum Meninggal Dunia
Kemudian Jhon bersama warga memindahkan tubuh Nico dari kamar mandi ke atas kasur, selanjutnya membawa Nico ke salah satu klinik, hanya beberapa meter dari dari kos.

Melihat kondisi Nico yang sekarat, medis klinik menyarankan agar Nico segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Akhirnya, Jhon membawa korban ke RS Advent Medan di Jl. Gatot Subroto, Medan. Naas, Nico akhirnya menghembuskan nafas terakhir satu jam kemudian. (KSC)

Pos terkait