Tukang Gebuk Jadi ASN Dispora Sumut



Beranjak dari situlah, Rumiris dipanggil untuk memperkuat Indonesia pada ajang SEA Games pada tahun 2008 silam dan PON. Dari situlah kedua orangtua terus mendukung penuh sehingga bisa mencapai cita-cita yang diinginkan.

“Tidak ada masalah dari kedua orangtua. Sebab saya ini sedikit tomboy, jadi sudah pasti bisa jaga diri,” ungkap istri dari Pirtua Parlagutan Pardede.

Mengenai peluang tinju wanita di Sumut, ia mengaku peluangnya sangat banyak. Sebab di Sumut ini baik laki-laki dan wanitanya bertipikal keras. Jadi sangat berpeluang untuk dijadikan pelaku olahraga keras seperti tinju.

Baca juga: Kepala BI Sumut: Vaksinasi Kunci Pemulihan Pertumbuhan Ekonomi



“Sangat berpeluang sekali dalam hal melahirkan atlet cabang olahraga keras. Sebab watak dan tipikalnya keras itu dimiliki masyarakat Sumut. Namun setelah menjadi atlet, janganlah manja. Karena hal itu tidak diinginkan dalam dunia olahraga keras khususnya cabor tinju,” terangnya.

Adapun harapan Rumiris pada generasi muda kedepannya agar terhindar dari bahaya narkoba dan lainnya, harus banyak melakukan hal positif sehingga bisa berguna bagi keluarga dan lingkungan di mana remaja itu tinggal.

“Lakukanlah hal positif. Dan kalau ingin jadi atlet, berlatihlah secara benar agar nantinya dapat membela nama baik daerah bahkan bangsa diajang internasional,” pungkas Rumiris yang juga profesi sebagai wasit tinju. (BNL)

Pos terkait