MEDAN | kliksumut.com – Siapa yang tak mengenal sosok tukang gebuk satu ini saat di atas ring. Kekuatan tangannya telah banyak membuat lawan menyerah saat pertandingan. Prestasi demi prestasi bertaraf nasional dan internasional telah diraih ibu satu anak ini bernama lengkap Rumiris ND Simarmata ini. Hasil gebukannya membuat peraih emas Kejurnas Tinju Labuhanbatu 2005 menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara (Sumut).
Perjalanan karir peraih perunggu Asian Women Boxing 2005 Taiwan ini bermula dirinya sebagai atlet karate pada tahun 2003 belum menemukan jati diri sebagai atlet. Akhir dirinya beralih ke olahraga keras tinju. Jiwa petarung yang dimiliki mantan petinju putri yang akrab di sapa Rumiris ini membuktikan diri di atas ring dengan hasil membanggakan di dunia tinputmembawa harum nama Medan dan Sumut.
Baca juga: Dukung pencegahan Covid, PLN Vaksinasi 570 Pegawai
Namanya semakin populer dan diperhitungkan dalam kancah pertinjuan nasional dengan ciri khas gebukan yang membuat rivalnya bertekuk lutut. Tak mengherankan cewek periang ini telah menorehkan prestasi antara lain mendulang prrunggu Sea Game 2005 Filiphina, perunggu Sea Game 2007 Thailand, perunggu PON/XVII 2008 Kaltim, emas di ajang Sarung Tinju Emas (STE) 2009 Makassar Sulsel dan perak Kejurnas Tinju 2010 Aceh.
Ia menceritakan sejak kecil dirinya dianjurkan setiap pagi untuk memukul samsak oleh ayah. “Sampai-sampai kedua tangan saya berdarah-darah. Sebab ayah sangat menyukai olahraga full contact,” kata Rumiris di Medan, Sabtu (10/4/2021).
Baca juga: Pemko Banda Aceh Berharap Bisa Berklaborasi Dengan Pemko Medan
Rumiris mengaku ayahnya dulu sangat mengagumi Muhammad Ali sosok legendaris petinju dunia. Makanya, tak mengherankan ayah menyediakan samsak untuk dipukul setiap hari.
“Kami anak-anaknya memang disuruh sama ayah untuk menekuni olahraga keras tersebut,” ujarnya.
Dari kecil, akunya, dirinya sudah diajarkan jiwa keras dan pemberani oleh sang ayah bernama WP Simarmata. “Ibu saya Sinah Perangin-angin juga mendukung ayah saat itu,” katanya.








