Terekam CCTV! Dua Pelaku Pecahkan Kaca Mobil di Medan, Dikejar Warga hingga Tertangkap

Terekam CCTV! Dua Pelaku Pecahkan Kaca Mobil di Medan, Dikejar Warga hingga Tertangkap
Aksi nekat dua pria pengendara sepeda motor mencuri barang dari dalam mobil terekam kamera pengawas (CCTV). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN –  Aksi nekat dua pria pengendara sepeda motor mencuri barang dari dalam mobil terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di Jalan Mojopahit, Kecamatan Medan Baru, pada Jumat, 19 September 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam rekaman video berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak dua pria menggunakan sepeda motor berhenti di samping sebuah minibus yang sedang parkir. Salah satu pelaku terlihat mengenakan jaket ojek online (ojol), sementara rekannya yang dibonceng turun dan memecahkan kaca jendela bagian kiri mobil.

Usai mengambil sebuah tas kecil dari dalam mobil, kedua pelaku mencoba kabur. Namun naas, belum jauh dari lokasi kejadian, sepeda motor yang mereka kendarai menabrak sebuah becak box di persimpangan tiga jalan, menyebabkan keduanya terjatuh.

BACA JUGA: Sebanyak 194 Pelajar di Garut Diduga Keracunan Makanan Program MBG, 19 Dirawat Intensif

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung mengejar dan mengamankan kedua pelaku. Keduanya sempat menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Menurut keterangan saksi mata sekaligus juru parkir di lokasi kejadian, Hendrik, pelaku hanya berhasil membawa kabur tas kecil milik pemilik mobil.

“Tasnya kecil, cuma berisi sapu tangan. Tapi cara mereka mencurinya brutal, langsung pecahkan kaca mobil,” ujar Hendrik kepada wartawan di lokasi.

BACA JUGA: OTT Polantas di Medan: Dua Anggota Satlantas Polrestabes Diamankan Propam Polda Sumut

Bacaan Lainnya

Kejadian ini pun menambah panjang daftar aksi kriminal jalanan di wilayah Medan Baru, yang belakangan kian meresahkan warga.

Pihak kepolisian dari Polsek Medan Baru telah mengamankan kedua pelaku untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini juga akan dikembangkan untuk mencari tahu apakah keduanya merupakan bagian dari sindikat pencurian dengan modus serupa. (KSC)

Pos terkait