KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Suasana Aula Pemerintah Kota Binjai, Selasa (3/3/2026), terasa berbeda. Di balik wajah-wajah lelah masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar, terselip harapan baru. Pemerintah Kota Binjai bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Kota Binjai menyerahkan bantuan perbaikan rumah Tahap II secara simbolis kepada warga terdampak.
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kegiatan berlangsung serentak di berbagai daerah melalui telekonferensi Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Dalam arahannya, pemerintah pusat menegaskan pentingnya akurasi data dalam penyusunan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Pesan yang disampaikan sederhana namun tegas: proses pemulihan harus menyeluruh, tepat sasaran, serta berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali bangkit secara mandiri.
Di Binjai, Wali Kota Binjai Amir Hamzah hadir bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh terhadap percepatan pemulihan pascabencana Siklon Senyar.
Berdasarkan hasil verifikasi terpadu, bantuan Tahap II dialokasikan untuk 15 unit rumah kategori rusak sedang, masing-masing menerima dana stimulan sebesar Rp30 juta. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses perbaikan hunian warga agar kembali layak dan aman ditempati.
BACA JUGA: Pemkab Deli Serdang Perkuat Silaturahmi dan Pembangunan Lewat Safari Ramadan
Tak hanya itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia turut menyalurkan bantuan sosial ekonomi dan bantuan isi hunian kepada 37 keluarga terdampak. Dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Kepala BPBD Kota Binjai, Rudi Baros, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar realisasi angka dan data, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap warga.
“Kami berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan, sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran menjadi komitmen utama dalam setiap tahapan penyaluran bantuan.
Kegiatan ini turut dihadiri Ahli Madya BNPB Pusat Tania Resita, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, Kasdim 0203/Langkat Mayor Arh H.E. Sihombing, perwakilan DPRD, BAZNAS, serta masyarakat penerima bantuan.
BACA JUGA: Wali Kota Sibolga Tegaskan Relokasi Warga Aman, Bantah Tidak Ancam Warga dengan Bantuan
Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat pesan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Di tengah dampak yang ditinggalkan Siklon Senyar, kehadiran negara menjadi bukti bahwa masyarakat Binjai tidak sendiri.
Penyaluran bantuan Tahap II ini menjadi simbol kebangkitan. Di antara puing-puing kerusakan, ada tangan-tangan yang bekerja, ada hati yang peduli, dan ada harapan yang terus tumbuh untuk masa depan Binjai yang lebih tangguh menghadapi bencana. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








